Monday, October 10, 2022

Ada Nilai Profil Pelajar Pancasila di Balik Gagalnya Timnas U-17 di Kualifikasi Piala Asia 2023

Ada Nilai Profil Pelajar Pancasila di Balik GagalnyaTimnas U-17 di Kualifikasi Piala Asia 2023

Oleh: Guru Ataya

Cibadak, 10 Oktober 2022. Pukul 05.40 WIB. Bangga dan Bahagia rasanya menjadi warga Indonesia yang mencintai dan menjadi penggemar Timnas Garuda Asia manakala timnasnya sukses dan menjadi kampium di kulaifikasi Piala Asia U-17 2023 dan berhak tampil di Bahrain.

Kurang beruntungnya timnas U-17 menjadi juara pool B dibabak kualifikasi tentunya menyisakan duka dan kesedihan yang mendalam buat kita semua para pencinta sepak bola sehingga timnas U-17 garuda Asia kita gagal menjadi menjadi salah satu kontestan di Piala Asia 2023, tidak mudah dan segampang membalikan telapak tangan, perlu perjuangan dan pengorbanan serta daya juang diatas rata-rata anak-anak muda di jaman milineal sekarang ini. 23 pemain yang tergabung dalam Timnas U-17 adalah mereka pemuda-pemuda yang masih belajar dan mengeyam pendidikan di tingkat SLTA, jadi mereka masih pelajar sesuai dengan usianya.

Nah, kali ini Guru Ataya mensikapi dan mengamati sepakterjang para punggawa Timnas U-17 Garuda Asia yang belum beruntung untuk melenggang menjadi juara grup B dan belum berhak ke putaran Final Piala Asia 2023, jika kita amati ada nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila yang mereka lakukan dalam setiap pertandingan ,dimana profil pelajar pancasila ini digaungkan oleh Kemendikbud melalui program Guru Penggerak dengan Kurikulumnya Kurikulum Merdeka.

Elemen Kunci Nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila meliputi: 1) Beriman,bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak mulia; 2) Berkebhinekaan Global; 3) Bergotongroyong; 4) Mandiri; 5) Bernalar Kritis; dan 6) Kreatif.

Yuk kita simak Nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila di Balik Kesuksesan Timnas U-17 di Kualifikasi Piala Asia 2023

Berakhlak mulia

Pelajar Indonesia yang berakhlak mulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-sehari. Ini bisa kita lihat dari keseharian anak-anak Timnas U-17 di pemusatan Latihan dan disepanjang gelaran babak kulaifikasi Piala Asia 2023, mereka mengaktualisasikan dan merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari Bersama-sama.

Bisa kita lihat bersama, bagaimana anak-anak Timnas U-17, ketika mereka di room ganti pakaian sebelum pertandingan dimulai, mereka shalat berjamaah, memandang seraya memanjatkan doa pada dua orang tua mereka, saat tampil dan mencetak gol, ada momen sujud syukur setelah mencetak gol. Saat memulai dan mengakhir pertandingan, tak malu mereka bersalaman dan mencium tangan sang pelatih dan membungkukkan badannya pada orang yang lebih tua. Ini tanda dan sikap mereka memiliki akhlak yang mulia, yang tak semua pemain memilikinya.

Sunday, October 9, 2022

Demi Harga Diri, Timnas U-17 Garuda Asia Bisa Menang Melawan Harimau Malaya

Demi Harga Diri, Timnas U-17 Garuda Asia Bisa Menang Melawan Harimau Malaya

Oleh: Guru Ataya

Cibadak, 9 Oktober 2022. Guru Ataya Pukul 17.00. Memasuki pertandingan terakhir di fase grup B babak kualifikasi piala Asia 2023, timnas u-17 Garuda Asia akan menghadapi rival bebuyutan timnas malaysia U-17 di stadion Pakan Sari Cibinong Bogor nanti malam pukul 20.00 WIB yang secara langsung akan disiarkan oleh stasiun TV Indosiar.

Secara hitungan matematika diatas kertas, timnas U17 tak perlu berkeringat lebih untuk lolos ke putaran Final Piala Asia 2023, cukup bermain seri, maka timnas Malaysia akan menangis lagi, dan menempatkan Timnas U-17 Garuda Asia menjadi pemuncak dan menjadi juara grup yang akan otomatis masuk ke putaran Final piala Asia U-17 2023 di Bahrain. Sekarang ini di grup B babak kualifikasi timnas mengemas poin 9, dua poin lebih dari timnas U-17 Malasia. Hanya dua negara di grup B yang masih punya kans peluang untuk menjuarai grup ini, timnas garuda muda dan harimau Malaya. Untuk Harimau Malaya hanya ada kesempatan untuk menduduki pemuncak grup B harus menang melawan timnas U-17 Garuda Asia.

Melihat tiga pertandingan yang sudah dilakoni timnas U-17 Garuda Asia ada peluang dan kesempatan yang besar untuk menduduki tahta teratas di fase grup B ini. Dipertandingan pertama ( 3 Oktober 2022) secara menyakinkan timnas U-17 membantai timnas U-17 Guam dengan skor 14-0, dipertandingan kedua (5 Oktober 2022) dengan semangat dan trend positif juga menanng 3-2 melumat timnas U-17 UEA, di pertandingan ketiga (7 Oktober 2022) yang tak kalah menarik dan dibuat deg-degan semua penonton bisa mengalahkan saudara nya timnas U-17 Palestina dengan skor 2-0.

Saturday, October 8, 2022

Membuat Portofolio Digital Bersama Guru Ataya

Membuat Portofolio Digital Bersama Guru Ataya

Oleh: Guru Ataya

Cibadak,8 Oktober 2022. Guru Ataya,  Proses pembelajaran dalam Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) merupakan sebuah perjalanan panjang. Dalam sembilan bulan, Calon Guru Penggerak (CGP), dengan didampingi fasilitator, instruktur san pengajar praktik telah melewati berbagai tahap. Pada setiap tahapannya terdapat banyak pengalaman dan pelajaran yang dipetik, baik dari pembelajaran daring, lokakarya maupun pendampingan individu. Seluruh hasil proses tersebut sudah diintegrasikan dalam sebuah sistem pembelajaran (Learning Management System/LMS). Namun demikian, akses untuk membuka LMS terbatas, baik pada pengguna maupun jangka waktunya. Untuk itu, diperlukan sebuah media yang menjadi sarana pendokumentasian produk-produk terbaik yang dihasilkan oleh setiap CGP agar dapat diakses dalam jangka waktu yang panjang, bahkan setelah hak membuka LMS dihentikan. Dokumentasi pembelajaran tersebut berupa media portofolio digital, yang dibuat melalui Google Sites. Nantinya, portofolio digital ini juga dapat digunakan untuk mendemonstrasikan kompetensi alumni PPGP kepada para pemangku kepentingan terkait.

Portofolio memiliki fungsi utama untuk menunjukkan kompetensi dan pencapaian seseorang sekaligus perjalanan pengembangan dirinya. Dalam konteks PPGP, portofolio digital dapat digunakan untuk mendokumentasikan pencapaian yang telah didapat dari perjalanan sembilan bulan pendidikan, serta sarana untuk mencatat perkembangan diri sebagai seorang pemimpin pembelajaran yang senantiasa belajar sepanjang hayat. Portofolio ini juga dapat membantu pihak-pihak yang terkait dengan proses rekrutmen dalam perjalanan karir alumni PPGP.

Dalam memfasilitas dan berupaya saling membantu dalam program kegiatan tersebut, Guru Ataya mencoba dan berinisiatif selaku PP Angkatan 6 Kabupaten Sukabumi untuk belajar bersama dan saling berbagi dalam membuat portofolio digital tersebut. Untuk itu guru ataya mengajak dan memfasilitasi para CGP Angkatan 6 Kabupaten Sukabumi untuk belajar bersama. 

Friday, October 7, 2022

Bravo, Arkhan Kaka dan Gol First Nabil, Lancarkan Langkah Timnas U-17 Ke Piala Asia 2023

Bravo, Arkhan Kaka dan Gol First Nabil, Lancarkan Langkah Timnas U-17 Ke Piala Asia 2023

Oleh: Guru Ataya


Cibadak, 7 Oktober 2022 Pukul 05.30. Duel kemarin malam yang berlangsung di lapang Pakan Sari Cibinong Bogor antara timnas Garuda Nusantara U 17 Vs Timnas UEA U 17 berlangsung sengit, seru dan mendebarkan disuasana duka persepakbolaan Indonesia dengan peristiwa kanjuruhan, anak-anak muda generasi emas persepakbolaan Indonesia bisa menang dan menjungkalkan Tim favorit Juara yaitu UEA dengan skor yang ketat 3 - 2. Malam ini trend positf tersebut tentunya akan berlanjut menghadapi timnas U-17 Palestina di tempat dan waktu yang sama yaitu Jumat,7 Oktober 2022 pukul 20.00 WIB di Indosiar.

Melihat dua pertandingan yang sudah dilakoni Timnas U-17 Garuda Muda, secara hitungan matematika diatas kertas, Arkhan Kaka dkk, bisa mengalahkan timnas Palestina U17. Melihat posisi di grup B babak kualifikasi piala Asia 2023, Palestina berada di juru kunci dari 5 tim yang menghuni grup ini dengan peraihan poin masih nol.  Dua laga yang sudah di lakoni, tim Palestina, laga pertama Vs Timnas Malaysia mereka kalah 0 - 4. Dipertandingan kedua menghadapi tim UEA mereka kalah juga dengan skor tipis 3-4. Tapi perlu di catat dan jadi bahan pantauan sang Coach Bima Sakti, permainan Palestina semakin membaik dan punya kans untuk memenangkan pertandingan di sisa pertandingan melawan Timnas U17 Garuda Muda dan Timnas Guam di pertandingan akhir nanti.

Jika melihat pertandingan dan cara main Timnas U-17 Garuda Muda ketika berhadapan dengan timnas U17 UEA, Guru Ataya memprediksi Arkhan Kaka dkk tak akan kesulitan menghadapi Timnas Palestina U 17. Bima Sakti selaku juru taktik dan kreator di luar lapangan bersama timnya, sudah pasti mempersiapkan taktik dan strategi jitu untuk bisa mengalahkan Palestina, karena dengan kemenangan nanti malam, jalan mulus dan lebar ke piala Asia U-17 2023 di Bahrain akan semakin lebar dan terang, dan tentunya jika menang posisi kita selaku pemuncak klasmen akan tetap kita tempati, dengan harapan UEA tidak menang dengan selisih gol yang banyak ketika berhadapan dengan timnas Malaysia U-17.

Garuda Muda yakin akan memenangkan pertandingan nanti malam, karena mereka sudah punya modal semangat,kerjasama yang semakin solid, permainan yang sudah mencair, skil individu yang mempuni disetiap pemain, dan tentunya doa dari semua rakyat Indonesia pencinta sepakbola yang selalu berharap Timnasnya berlaga di ajang Internasional!

Bravo, Arkhan Kaka dkk, doa kami menyertaimu disetiap pertandingan!

Doa Kami Buat Timnas U-17

Wednesday, October 5, 2022

Kabar Baik! Timnas U-17 Bisa Menang Melawan Timnas U-17 UEA

Kabar Baik Timnas U-17 Bisa Menang Melawan Timnas -U17 UEA

Oleh: Guru Ataya

Cibadak, 5 Oktober 2002. Pukul 17.00. Jelang menghadapi Timnas Uni Emirat Arab (UEA),Timnas U17 Indonesia mendapat sedikit keuntungan. Hal ini bisa di lihat secara hitungan matematika dari hasil pertandingan yang sudah  dilakoni oleh timnas U17 yang berada di grup B kualifikasi Piala Asia 2023 yang dihuni oleh 5 tim, Indonesia, UEA,Malaysia, Palestina dan Guam.

Menurut guru ataya bisa kita lihat hasil pertandingan Malaysia Vs Palestina, 4-0, UEA Vs Guam 9 - 0, UEA Vs Palestina 4-3, Malaysia Vs Guam  0 - 0 (sementara pertandingan berjalan 40 menit setelah tulisan ini di muat), secara hitungan matematika Timnas Indonesia U-17 Bisa menang melawan Timnas UEA U-17.

Sementara klasmen di grup B sampai tulisan ini dimuat Timnas Indonesia menempati urutan ke-2 dari satu laga yang sudah dilakoni, dibawah UEA yang sudah menjalani pertandingan 2 kali. Berkaca dari hasil perdana UEA Vs Guam yang menang 9 - 0, sementara Timnas Kita menang 14 - 0, jadi skuad Nusantara bisa menjungkalkan UEA, kenapa tidak?. Alasan yang kedua UEA Vs Palestina hanya menang 4 -3, sementara Palestina menjadi bulan-bulanan kalah oleh timnas Malaysia, ini menunjukkan bahwa level kualitas UEA belum tentu lebih baik dari timnas Malaysia. Disisi lain Timnas U 17 sudah menunjukkan lebih baik ketimbang Timnas U 17 Malaysia di piala AFF beberapa waktu yang lalu, dimana pasukan Garuda Muda Bima saktu menjadi Kampiumnya, sementara Harimau malaysia gagal ke semifinal. Meskipun begitu guru Ataya yakin sang pelatih Bima Sakti sudah mewaspadai berbagai kelebihan yang dimiliki timnas UEA 17, salah satu pesannya pada Muhammad Iqbal dkk adalah jangan melakukan pelanggaran diarea kotak finalti, kita bisa saksikan tim-tim dari Asia Barat piawai dan pintar memanfaatkan situasi dengan servis bola mati dengan memanfaatkan poster tubuhnya yang rata-rata diatas timnas kita.

Sunday, September 4, 2022

Catatan PP di Lokakarya Orientasi PPGP Angkatan 6 Kabupaten Sukabumi

Catatan PP  di Lokakarya Orientasi PPGP Angkatan 6 Kabupaten Sukabumi

Oleh: Guru Ataya (PP_116_Iwan Sumantri)

Sukabumi, 3 September 2022. Sesuai dengan agenda Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 6 dikeluarkan oleh BBGP Provinsi Jawa Barat melalui Surat Undangan Nomor: 1650/B7.2/GT.02.00/2022 tertanggal 31 Agustus 2022 perihal Lokakarya Orientasi PPGP Angkatan 6.

Dalam rangka sosialisai dan koordinasi penyelenggaraan PGP di setiap Kab/Kota sasaran dengan melibatkan berbagai unsur dalam ekosistem sekolah,maka BBGP Provinsi Jawa Barat akan melaksanakan Lokakarya Orientasi secara Daring. Melalui surat undangan tersebut, BBGP Provinsi Jawa Barat mengharapakan pada Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk mengizinkan dan menugasi nama-nama CGP dan PP sesuai lampiran untuk mengikuti kegiatan tersebut yang pelaksanaanya di hari Sabtu, 3 September 2022 mulai pukul 07.45 s.d. 16.15 WIB.

Ada 10 Kabupaten dan 2 Kota yang terdaftar di Program Guru Penggerak Angkatan 6, salah satunya adalah Kabupaten Sukabumi dan PP didalamnya adalah Iwan Sumantri.

Berbeda dengan agenda lokakarya Orientasi PGP Angkatan sebelumnya, di Angkatan 6 ini lokakarya orientasi dilaksanakan secara daring dengan jadwal Lokakarya Orientasi sebagai berikut:

No

Waktu (WIB)

Kegiatan/Materi

Petugas

Peserta

 

1.

 

07.45 – 08.30

Pembukaan Lokakarya

Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi

 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi

 

Dinas, KS, PS dan CGP

 

2.

 

08.30 - 09.15

Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota

Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota

 

Dinas, KS, PS dan CGP

3.

09.15 - 10.00

Pembukaan pembelajaran di kelas

Pengajar Praktik

Dinas, KS, PS dan CGP

 

4.

 

10.00 – 10.45

Perkenalan Diri dan Kesepakatan Kelas

 

Pengajar Praktik

 

Dinas, KS, PS dan CGP

 

5.

 

10.45 – 11.30

Harapan dan Kekhawatiran Perjalanan Calon Guru Penggerak

 

Pengajar Praktik

 

Dinas, KS, PS dan CGP

6.

11.30 – 12.15

Perjalanan Calon Guru Penggerak

Pengajar Praktik

Dinas, KS, PS dan CGP

7.

12.15 – 13.15

                                                     istirahat

8.

13.15 – 14.00

Posisi Diri

Pengajar Praktik

Dinas, KS, PS dan CGP

9.

14.00 – 14.45

 

Rencana Pengembangan Diri Pengenalan Portofolio Digital Refleksi dan Penutup

 

 

Pengajar Praktik

 

 

CGP

10.

14.45 – 15.30

11.

15.30 – 16.15

Wednesday, August 31, 2022

Ada Sesuatu di Ruang Diskusi Virtual Fasil Rahmatilah Syam

 Ada Sesuatu di Ruang Diskusi Virtual Fasil Rahmatilah Syam

Oleh: Guru Ataya (Iwan Sumantri PP_117 Ang.6)

Cibadak, 31 Agustus 2022. Hari kedua kegiatan Calon Guru Penggerak (CGP ) Angkatan 6 di Modul – 06 – 46 – Jabar – Rahmatilah-Syam adalah membahas Paket Modul 1 Paradigma dan Visi Guru Penggerak dengan Sub Modul 1.1. Refleksi Filosofi Pendidikan Nasional – Ki Hajar Dewantara (KHD) diisi dengan 1.1.a.4.1. Forum Diskusi Modul 1.1 di Ruang Diskusi Virtual.

Guru Ataya diagenda ini masuk dalam kelompok B Bersama PP 118 Bu Nina Nuramelia dengan jumlah CGP 4 guru hebat dengan PP 117 dan 5 Guru Hebat Bersama PP 118.

Ruang diskusi Virtual Bersama Fasil Pak Rahmtilah Syam di mulai pukul 19.15. Alhamdulilah kami dikelompok B berjumlah 11 orang bisa hadir dan bertatap maya di runag Gmeet yang disediakan. Agenda Diskusi Virtual diawali dengan pembukan dan doa Bersama yang dipimpin oleh fasilitator kelompok kami.

Agenda di diawali dengan berpantun dan pembuatan kesepakatan kelas di ruang Diskusi. Dengan media Jambord fasilitaor menayangkan kesepakatan kelas. Semua peserta mengisinya dengan antuisias, walau diantara mereka baru mengenal media tersebut, tetapi dengan semangat dan keinginan untuk mengisi terasa familiar media tersebut. Kesepakatan kelas telah terbentuk salah satunya adalah kehadiran harus tepat waktu, saat ada yang berbicara, semua microfon di offkan. Jika mau bertanya harus resend dulu (angkat tangan). Semua peserta mengisi jambord dengan antusias…..ada ilmu baru..ada sesuatu yang baru disini bagi para CGP yang baru mengenalnya.


Sebelum ke materi pokok, Fasilitator membuat Es Breaking Ala Fasilitator Rahmatilah Syam, sehingga suasana yang awalnya tegang, mulai mencair, ada senyum dan tawa di para CGP kelompok B. Es Breaking Menyusun Kata…. RANGKASULA…..menjadi……SUKALARANG….KOLOCIS…. menjadi CISOLOK…..HANTURAPELABU….menjadi PELABUHANRATU……dan seterusnya….benar-benar menantang, sesuatu banget.

Memasuki materi diskusi, fasilitator memberikan pertanyaan pemantik, yang harus didiskusikan semua peserta virtual termasuk guru ataya untuk memberikan pendapatnya.

Tujuan Pembelajaran Khusus: Peserta mampu memberikan perspektif reflektif kritis tentang pemikiran (filosofi pendidikan) Ki Hadjar Dewantara dalam forum diskusi.

Bapak/Ibu Calon Guru Penggerak (CGP)

Tuesday, August 23, 2022

Yuk Kita Latihan Soal AKM 2022

Yuk Kita Latihan Soal AKM 2022

Oleh: Guru Ataya (Iwan Sumantri)

Cibadak, 23 Agustus 2022. Sejak 2021, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim resmi mengganti Ujian Nasional (UN) menjadi Asesmen Nasional (AN). Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2022 akan dimulai pada September sampai dengan Nopember 2022.

Apa yang dimaksud dengan asesmen nasional?

Asesmen Nasional adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Asesmen Nasional terdiri dari tiga instrumen, yaitu:
Survei Karakter yang mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid. Survei Lingkungan Belajar yang mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan.

Jadi Asesmen Nasional terdiri dari tiga bagian, yakni: Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Survei Karakter. Survei Lingkungan Belajar.

Jadwal Asesmen Nasional jenjang SMK/MAK/MA/SMA

Untuk jenjang SMK, MAK, MA, SMA, SMALB, ANBK 2022 akan digelar 29 Agustus-1 September 2022. Sementara untuk Paket C, dijadwalkan pada pada 29 Agustus-4 September 2022. Adapun ANBK 2022 untuk jenjang SMP sederajat, yang akan dilaksanakan pada tanggal 19-22 September 2022.

Jadwal Asesmen Nasional jenjang SMP sederajat 2022

  • Sinkronisasi simulasi AN gelombang 1: 29:31 Juli 2022
  • Simulasi AN gelombang 1: 1-4 Agustus 2022
  • Sinkronisasi AN gelombang 2: 57 Agustus 2022
  • Simulasi AN gelombang 2: 8-11 Agustus 2022
  • Sinkronisasi gladi bersih AN jenjang SMP/MTs/SMPLB/Paket B: 9-11 September 2022
  • Gladi bersih AN jenjang SMP/MTs/SMPLB/Paket B: 12-15 September 2022
  • Sinkronisasi AN jenjang SMP/MTs/SMPLB/Paket B: 16-18 September 2022 
  • Pelaksanaan AN jenjang SMP/MTs/SMPLB/Paket B: 19-22 September 2022 
  • Pelaksanaan AN jenjang Paket B: 24-25 September 2022