Bimtek Hari Ketiga di SMPN 3 Cibadak Berlangsung Komunikatif, Ceria, dan Penuh Inspirasi
Oleh: Guru Ataya (Iwan Sumantri)
Memasuki hari ketiga kegiatan, materi yang menjadi fokus utama adalah Penguatan Literasi dan Numerasi. Kegiatan menghadirkan narasumber dari BBPMP Jawa Barat, Ibu Indrayani, yang membawakan materi secara komunikatif, interaktif, dan dekat dengan praktik pembelajaran di satuan pendidikan.
Suasana kegiatan tidak hanya serius dan penuh materi, tetapi juga berlangsung ceria, aktif, dan menyenangkan. Peserta diberikan ruang untuk berdiskusi, mengemukakan pendapat, melakukan analisis, serta menyusun rencana yang dapat diterapkan dalam pembelajaran.
Memulai
dari Capaian, Bergerak Menuju Perbaikan
Kegiatan diawali dengan asesmen awal capaian literasi dan numerasi satuan pendidikan. Tahapan ini menjadi penting karena upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan asumsi. Sekolah perlu melihat kondisi nyata berdasarkan data capaian peserta didik.
Dari
data tersebut, guru dan satuan pendidikan dapat mengidentifikasi kekuatan,
kelemahan, serta aspek yang masih membutuhkan perhatian. Dengan demikian,
program peningkatan mutu pembelajaran dapat disusun secara lebih tepat sasaran.
Pesan penting yang terasa dalam kegiatan ini adalah bahwa data bukan sekadar angka, melainkan pijakan untuk menentukan langkah perbaikan pembelajaran.
Meluruskan
Konsep dan Membongkar Miskonsepsi
Sesi
berikutnya membahas konsep dan dekonstruksi miskonsepsi literasi dan
numerasi. Materi ini membuka pemahaman bahwa literasi dan numerasi bukanlah
tanggung jawab satu atau dua mata pelajaran saja.
Literasi
bukan sekadar kemampuan membaca, begitu pula numerasi bukan hanya kemampuan
berhitung. Keduanya merupakan kemampuan fundamental yang diperlukan peserta
didik untuk memahami informasi, berpikir kritis, memecahkan masalah, mengambil
keputusan, dan menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi guru Matematika, penguatan numerasi menjadi sebuah kesempatan untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan rumus, tetapi juga mendorong siswa untuk bernalar, memahami konteks, menafsirkan informasi, serta menggunakan matematika untuk menyelesaikan persoalan nyata.
Literasi
dan Numerasi Menjadi Bagian dari Pembelajaran
Pada
sesi strategi integrasi literasi dan numerasi, peserta diajak melihat
bagaimana kedua kemampuan tersebut dapat diintegrasikan ke dalam proses
pembelajaran.
Pembelajaran
yang baik tidak berhenti pada pertanyaan, “Apakah siswa sudah memahami
materi?”, tetapi juga berkembang menjadi pertanyaan, “Apakah siswa
mampu menggunakan pengetahuannya untuk memahami dan menyelesaikan masalah?”
Di sinilah guru memiliki peran penting sebagai perancang pengalaman belajar. Aktivitas membaca informasi, menginterpretasikan tabel dan grafik, menganalisis data, memberikan alasan, menyampaikan argumentasi, hingga memecahkan masalah kontekstual dapat menjadi bagian dari pembelajaran sehari-hari.
Dengan pendekatan tersebut, literasi dan numerasi tidak lagi dipandang sebagai program tambahan, melainkan menjadi napas dalam proses pembelajaran di kelas.
![]() |
| Kebersamaan di Bimtek LitNum SMPN 3 Cibadak (Dok.Foto Pribadi) |
Baca Juga:
- Bimtek Penguatan SPMI, Literasi-Numerasi, dan Digitalisasi Pembelajaran melalui Pemanfaatan Dana BOSP Kinerja Terbaik Tahun 2026
- Dari Kotak Makan ke Ruang Kelas Menjaga Gizi, Menumbuhkan Disiplin di SMPN 3 Cibadak
- Guru Unggul di Zaman Berubah, Bukan Lagi yang Paling Banyak Bicara, tetapi yang Mampu Menyalakan Cahaya
Dari
Hasil Capaian Menuju Desain Pembelajaran
Materi
kemudian berlanjut pada desain perencanaan pembelajaran berbasis hasil
capaian literasi dan numerasi di satuan pendidikan.
Peserta
diajak memahami bahwa perencanaan pembelajaran seharusnya memiliki hubungan
yang jelas antara data capaian, kebutuhan peserta didik, tujuan
pembelajaran, aktivitas pembelajaran, dan asesmen.
Artinya,
hasil capaian peserta didik menjadi bahan refleksi bagi guru untuk menentukan
strategi pembelajaran berikutnya. Guru tidak hanya mengajar berdasarkan
kebiasaan, tetapi berusaha menjadikan data sebagai dasar dalam mengambil
keputusan.
Bagi seorang guru, proses ini merupakan langkah penting menuju pembelajaran yang semakin berpusat pada kebutuhan peserta didik.
Saatnya
Berpraktik dan Menyusun Perencanaan
Tidak
berhenti pada pemahaman konsep, peserta juga mengikuti sesi penyusunan
perencanaan pembelajaran berbasis hasil capaian literasi dan numerasi.
Pada tahap ini, peserta mulai menerjemahkan materi yang diperoleh ke dalam rancangan yang lebih konkret. Diskusi, tukar pengalaman, dan kerja bersama membuat suasana Bimtek semakin hidup.
Berbagai gagasan muncul dari pengalaman masing-masing guru. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang berkualitas dapat tumbuh melalui kolaborasi dan kemauan untuk terus belajar.
RTL Tidak Berhenti Setelah Bimtek
Salah
satu bagian penting dalam kegiatan adalah Rencana Tindak Lanjut (RTL).
Bimtek bukanlah tujuan akhir. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan harus dibawa kembali ke sekolah dan diterapkan dalam proses pembelajaran.
RTL
menjadi jembatan antara apa yang dipelajari hari ini dengan perubahan yang
diharapkan terjadi di satuan pendidikan. Melalui RTL, peserta memiliki arah
yang lebih jelas mengenai langkah yang akan dilakukan setelah kegiatan
berakhir.
Dengan demikian, keberhasilan Bimtek tidak hanya diukur dari selesainya seluruh materi, tetapi juga dari sejauh mana hasil Bimtek mampu memberikan dampak nyata bagi pembelajaran dan perkembangan peserta didik.
Post
Test dan Refleksi Mengukur dan Memaknai Perjalanan
Menjelang akhir kegiatan, peserta mengikuti post test untuk melihat pemahaman setelah mengikuti rangkaian materi. Setelah itu, kegiatan ditutup dengan sesi refleksi.
Refleksi menjadi ruang untuk melihat kembali apa yang telah dipelajari, pengalaman yang paling bermakna, serta hal-hal yang perlu diperbaiki dan dikembangkan ke depan.
Suasana
refleksi berlangsung hangat. Setelah seharian mengikuti kegiatan sejak pagi
hingga sore, semangat peserta tetap terjaga. Canda, diskusi, dan interaksi
positif membuat hari ketiga Bimtek terasa tidak melelahkan, tetapi justru
memberikan energi baru.
Belajar Bersama, Bergerak Bersama
Hari
ketiga Bimtek di SMPN 3 Cibadak memberikan satu pesan penting yaitu penguatan
literasi dan numerasi membutuhkan gerakan bersama.
Guru perlu terus belajar. Sekolah perlu menggunakan data untuk melakukan perbaikan. Pembelajaran perlu dirancang berdasarkan kebutuhan peserta didik. Dan yang paling penting, setiap langkah perbaikan harus bermuara pada peningkatan kualitas belajar siswa.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB tersebut berjalan dengan baik, komunikatif, dan penuh keceriaan. Kehadiran Ibu Indrayani dari BBPMP Jawa Barat turut memberikan warna tersendiri melalui penyampaian materi yang mendorong peserta untuk berpikir, berdiskusi, dan merefleksikan praktik pembelajaran yang selama ini dilakukan.
![]() |
| Sorotan Lensa Kegiatan Bimtek di SMPN 3 Cibadak (Dok.Foto SMPN 3 ) |
Pada
akhirnya, literasi dan numerasi bukan sekadar istilah dalam kebijakan
pendidikan. Keduanya adalah bekal penting bagi generasi muda untuk membaca
dunia, memahami persoalan, berpikir kritis, mengambil keputusan, dan menemukan
solusi.
Dari
SMPN 3 Cibadak, semangat itu terus dinyalakan:
“Berawal
dari data, diperkuat dengan kolaborasi, diwujudkan melalui pembelajaran, dan
bermuara pada kemajuan peserta didik.
Bimtek
hari ketiga selesai, tetapi perjalanan untuk menguatkan literasi dan numerasi
baru saja dimulai.



Semangat selalu meng-upgrade diri, demi kemajuan anak anak negeri. (RR)
ReplyDeleteSemangat terus bu Riony kita meng-upgrade diri, salah satunya dengan menulis sesuatu setiap hari !
DeleteTerimakasih artikelnya pak dan semangat terus mengupgrade diri pak karena ilmu pengetahuan semakin lama semakin berkembang pak
ReplyDeleteSetuju Pak Wahyu : semangat terus mengupgrade diri pak karena ilmu pengetahuan semakin lama semakin berkembang pak
Deletekegiatan yang sangat bermanfaat menelaah hasil rapor pendidikan untuk peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan literasi dan numerasi
ReplyDeleteTerimakasih Bu Imas atas apresiasinya !
DeleteSangat meng inspirasi, sukses p iwan dan selalu semangat
ReplyDeleteTerimakasih atas apresiasinya ! Sukses juga buat kita semua!
DeleteSemangat terus Bapak hebat, selalu produktif menghasilkan karya. Tularkan semangat menulisnya pada kmai, Pak.
ReplyDeleteTerimakasih bu yenyen atas apresiasinya. Selamat buat ibu yg sudah menyelesaikan S2, barokah ilmunya
Delete