Thursday, July 30, 2020

Puisi Buat Siswaku

RINDUKU UNTUKMU


Ki Hajar Mengatakan :
Setiap orang adalah guru, setiap rumah adalah sekolah

Kulaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh  bersamamu

Kugunakan  Media Google Classroom untuk kelas online kita

Kupakai grup whatsapp dan telegram untuk membantu komunikasiku denganmu dan orang tuamu

Kumanfaatkan Chanel Guru Ataya di youtube untuk menitip bahan ajarkuKubuka Zoom meet untuk pertemuan online kitaKali ini kehadiranmu terekam dalam zoom meeting dan Google Form yang kusiapkan untukmu

Kali lain, kusediakan daftar hadir di kelas online kita 

Dan esok...Mungkin akan banyak lagi menu lain yang selalu bervariasi, pun kadang penuh kejutanDemi kamu, agar mudah menerima pembelajaran

Inginku, kamu ‘kan tetap sehat dan bersemangat mencari tahu Bagaimana matematikamu dan matematikaku atau matematika kita

Hidup ini terlalu indah untuk tidak dikenang , anak-anakkuBersamaku, Pak gurumu yang siap menemanimu belajar mengalahkan virus yang harus berlalu segera

Karena belajar dimana saja, kapan saja dan dengan siapa sajaSalam sayang penuh rindu untukmu dari gurumu yang selalu merindukan akan hadirnya anak-anakku yang hebat, calon-calon generasi emas di masa mendatang


Cibadak, 30 Juli 2020

Iwan Sumantri Guru Matematika


Tuesday, July 28, 2020

Guru Ataya di Diklat Penggerak GLN Gareulis Jabar 2020

Guru Ataya di Diklat Penggerak GLN Gareulis Jabar 2020
Oleh: Iwan Sumantri (Guru Matematika SMPN 3 Cibadak)

Cibadak, Senin 27 Juli 2020. Selepas dari dua kegiatan Diklat Online yang menguras tenaga, waktu dan pikiran, berikut guru Ataya mencoba berbagi sesuatu yang bermanfaat dan bisa menambah wawasan dalam literasi bagi seorang guru khususnya, umumnya untuk semua yang peduli akan dunia pendidikan yang berhubungan dengan literasi.

Gerakan Literasi Nasional (GLN) Gareulis Jabar adalah sebuah Program Gerakan Literasi Nasional yang mengkolaborasikan implementasi Gerakan literasi di sekolah (GLS), masyarakat (GLM), dan keluarga (GLK). Diprakarsai oleh Instruktur dan Fasilitator GLN Literasi Baca –Tulis Tingkat Regional Jawa Barat dan didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Balai Bahasa Jawa Barat.

Diklat GLN Gareulis Jabar 2020 dilaksanakan secara daring selama dua hari , Sabtu s,d, Minggu/ 25 s.d.26 Juli 2020, dengan memanfaatkan Aplikasi Zoom, guru Ataya menjadi salah satu peserta dalam diklat tersebut Diklat tersebut diikuti sekitar 400 peserta dari 27 kota kabupaten yang mewakili pengurus penggerak literasi kota kbupaten yang ada di Jawa Barat. Jumlah pembelajaran pada diklat tersebut 32 JP. Selain kehadiran secara virtual pada diklat itu juga ditambah tugas-tugas yang harus dilaporkan kepada panitia melalui link yang telah ditentukan.

Berikut para pemateri Diklat Penggerak GLN Gareulis Jabar 2020 yang hebat dan luar biasa dalam memaparkan dan menyampaikan materinya, sehingga para peserta tak mau beranjak dari zoom meetingnya, sejak pukul 07.30 s.d. 16.00.

Sunday, July 26, 2020

Part 2 : Ada Sesuatu di Workshop Media Pembelajaran di Curugkembar 1

Part 2 : Ada Sesuatu di Workshop Media Pembelajaran di Curugkembar 1
Oleh: Iwan Sumantri

Cibadak, 26 Juli 2020. Guru Ataya berikut akan melanjutkan reportase kegiatan di Workshop Media Pembelajaran di SMP Negeri 1 Curugkembar yang telah dilaksanakan Rabu, 22 Juli 2020 yang lalu. Hasil dari kegiatan workshop tersebut yang diikuti oleh para guru dari SMPN 1 Curugkembar,SMPN 4 Curugkembar dan SMPN 2 Cidadap  akan di posting di blog guru ataya ini.

Luar biasa aktifitas dan semangat para guru dalam mengikuti worshop tersebut, terbukti dengan semangat dan kerja keras untuk menyelesaikan tagihan tugas yang harus di tuntaskan oleh para peserta, mulai dari pembuatan blog media pembelajaran, membuat media zoom meeting, kuis di quizzis.com, membuat video pembelajaran dengan SOM, Fastone Capture, Greenshoot, Membuat Kelas di Google Classroom, Membuat soal di google form dan media lainnya yang berhubungan dengan media online untuk pembelajaran di kelas.

Berikut sebagian hasil tugas dari para peserta workshop tersebut:

1) Blog sebagai Media pembelajaran :

Wednesday, July 22, 2020

Ada Sesuatu Di Workshop Media Pembelajharan Curugkembar 1

Ada Sesuatu Di Workshop Media Pembelajaran Curugkembar 1
Oleh: Iwan Sumantri

Curugkembar, 22 Juli 2020. Tepat pukul 03.00 Guru Ataya di temani sang pengawal setia sang jagoanku Hammam Pratama Putra berangkat memenuhi undangan Workshop Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Bagi Guru-guru SMP Negeri 1 Curugkembar, SMPN 4 Curugkembar dan SMPN 2 Cidadap.

Perjalanan yang mengasyikan dan tentunya sangat menantang, baik dalam kondisi cuaca,jalan dan rute. Ada yang membuat hati guru ataya sesuatu sekali, yaitu berkunjung ke tempat yang salah tidak sesuai undangan, Sewsuatu sekali tentunya. Tapi dengan semangat dan keinginan untuk berbagi bersama guru-guru di curugkembar hal tersebut tak menyurutkan untuk tetap hadir dan bisa berbagi bersama rekan-rekan guru yang muda, ceria dan punya semangat untuk berbuat sesuatu melalui TIK di tengah situasi dan  kondisi pandemi covid-19.

Para Peserta Workshop Antuasias dalam mengikuti pemberian materi

Pengawas Pembina Bapak Emboh, S.Pd,M.Pd

Dengan waktu kurang dari 5 jam sejak dari rumah, Guru Ataya sampai juga di SMPN 1 Curugkembar, yang sudah di tunggu oleh Bapak Pengawas Pembina, Para Kepala Sekolah dari 3 Sekolah yang bergabung dalam satu kegiatan workshop Media Pembelajaran  Berbasis TIK.

Kegiatan Workshop di buka oleh Bapak Pengawas Pembina tepat pukul 08.00, dengan beberapa pesan kepada para guru yang masih muda, energik dan ceria untuk selalu memanfaatkan TIK dalam proses pembelajaran di kelas baik secara lurung maupun daring. dengan tetap menjalankan protokol kesehatan masa covid-19.




Guru ataya diberi kesempatan untuk berbagi bersama peserta workshop tentang bagaimana cara membuat blog, menti.com, quizzis.com, pembauatan video pembelajaran dengan SOM, Fastone Capture, Zoom meeting dan pemanfaatan google classroom untuk pembelajaran daring.

Benar-benar ada sesuatu di Workshop Curug kermbar 1 ! 
(bersambung)

Wednesday, July 1, 2020

Refleksi Setelah Mempelajari Modul Media Pembelajaran Berteknologi Digital

 Refleksi Setelah Mempelajari Modul Media Pembelajaran Berteknologi Digital
Oleh: Iwan Sumantri (Peserta Pembatik Level 3)

Ada Sesuatu Di Media Pembelajaran Berteknologi Digital
Hampir lebih dari tiga bulan kita bisa merasakan dampak dari covid-19. Di suasana yang masih berlakunya perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerah kami dan berakhirnya  belajar dari Rumah (BdR) serta menjelang Pemberlakuannya New Normal saya mengikuti diklat Pembatik level 3, dan salah satu modul yang harus dipelajari adalah Media pembelajaran Berteknologi.
Pandemi Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) memberikan banyak pelajaran berharga dalam setiap sendi kehidupan. Sebagian besar pegawai atau karyawan melaksanakan work from home (WFH) dan juga berdampak pada guru seperti saya serta para siswa juga “memindahkan” kegiatan belajar dari  rumah, secara online. Ini semua sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi dampak penyebaran virus corona. Dan seperti yang telah ditetapkan, kegiatan belajar dari rumah ini pun masih akan berlangsung hingga waktu yang belum pasti.
Pembelajaran dari rumah sepertinya tidak bisa digantikan dengan teknologi begitu saja, tetap peran guru masih diperlukan, sehingga teknologi digital ditengah pandemi diperlukan oleh seorang guru untuk merubah secara teknis cara penyampaian materi dari luring menjadi daring atau kombinasi luring dan daring sehingga pada akhirnya para pendidik ini berinovasi menyampaikan materi ke murid-murid dengan memanfaatkan teknologi informasi melalui media pembelajaran berteknologi digital yang mereka kuasai.