Supervisi Kepala Sekolah, Antara Rumus, LKPD, dan Degup Jantung Seorang Guru
Oleh:
Guru Ataya (Iwan Sumantri)
Namun,
ada satu hal yang membuat suasana pagi itu terasa sedikit berbeda.
Hari
itu Guru Ataya bukan hanya mengajar. Guru Ataya sedang disupervisi.
Dan
yang duduk sebagai supervisor bukan sembarang orang.
Beliau
adalah Kepala SMPN 3 Cibadak, Bapak Subhan Taopik, S.Pd., M.Pd.
Jujur
saja...
Nah,
itu cerita lain!
Degup
jantung terasa sedikit berbeda.
Ketika
Guru Juga Merasakan “Ujian”
Supervisi
tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kepala SMPN 3 Cibadak Nomor
400.3.5/379/SMPN3 CBD/2026 tanggal 8 September 2026 tentang Tim Penilai (PK)
Guru dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) beserta lampirannya
tentang jadwal supervisi kegiatan belajar mengajar.
Guru Ataya mendapatkan jadwal
supervisi pada:
Senin, 5 Oktober 2026
Kelas 9C
Jam ke-1 dan ke-2, pukul 07.40–09.00 WIB
Supervisor: Bapak Subhan Taopik, S.Pd., M.Pd.
Topik: Kekongruenan dan Kesebangunan
Materi
Matematika kelas 9 itu sebenarnya bukan sesuatu yang asing.
Ada
konsep bangun yang sama bentuk dan sama ukuran.
Ada
pula bangun yang sama bentuk tetapi berbeda ukuran.
Tetapi
pagi itu Guru Ataya belajar satu hal baru:
Yang
diuji bukan hanya pemahaman siswa tentang kekongruenan dan kesebangunan. Guru
pun sedang belajar memahami dirinya sendiri.
![]() |
| Dokumentasi Kegiatan Supervisi Guru Ataya (Dok.Foto Pribadi) |
Modul
Ajar Sudah Siap, LKPD Sudah Lengkap...
Sebelum
pembelajaran dimulai, persiapan tentu dilakukan sebaik mungkin.
Modul
ajar dengan pendekatan deep learning sudah disiapkan.
LKPD
juga sudah tersedia.
Aktivitas
pembelajaran dirancang agar siswa tidak sekadar menerima rumus, tetapi
benar-benar mencoba memahami konsep kekongruenan dan kesebangunan bangun datar
melalui aktivitas belajar.
Karena
bagi Guru Ataya, Matematika bukan sekadar:
“Ini
rumusnya. Hafalkan!”
Matematika
seharusnya membuat siswa bertanya:
“Mengapa
bisa begitu?”
Lalu
mencoba.
Mengamati.
Membandingkan.
Menemukan
pola.
Dan
akhirnya mampu menyimpulkan.
Sebab ketika siswa menemukan konsep sendiri, rumus tidak lagi terasa seperti sesuatu yang dipaksakan. Rumus menjadi jawaban dari rasa ingin tahu.







.jpeg)
.jpeg)



