TKA Oh TKA
Oleh : Guru Ataya (Iwan Sumantri)
Tiga
hari setelah pengumuman hasil TKA, aku melihat dan mengamati nilai TKA satu
persatu dari 256 siswa yang mengikuti TKA. Lho kok hasilnya seperti ini (gumam
ku dalam hati), jauh dari ekspektasi, angan dan harapanku selaku guru
matematika.
Setelah
pengumuman tersebut, di Medsos banyak unggahan dengan foto murid dengan nilai
sempurna angka tinggi (Istimewa)
Wajah-wajah
tersenyum dipasang besar-besar. Di beri ucapan selamat, di like dikomentari
positif sebagaimana kita menjemput sang
juara.
Aku
terdiam, sambil berpikir (senang rasanya buat murid yang mempeoleh nilai tinggi
atau terbaik di sekolahnya, tapi bagaimana dengan murid yang memperoleh nilai
TKA tidak sesuai dengan ekspektasinya).
Lalu
aku termenung, diam. Bukan karena iri.
Tapi
karena sebuah pertanyaan kecil tiba-tiba mengetuk keras dikepala: Hari ini…
kita sedang hidup di sistem pendidikan apa?
Tiba-tiba
muncul ada TKA?
Aku
kebetulan diberi tugas sebagai Wakasek Kurikulum disekolahku. Salah satu
tugasnya adalah memverifikasi dan merangking nilai TKA untuk mengumumkan 10
besar siswa peraih nilai TKA tertinggi sekolah.
Dari
hasil perangkinan itu muncul satu murid yang masuk peraih 10 murid nilai
tertinggi. Murid itu sehari-harinya biasa, jarang masuk sekolah, sikap perilaku
kurang baik menurut penilaian beberapa guru. Dan yang membuat kami berpikir
seribu kali. Ada guru yang berpikir, saya tidak setuju dia diumumkan masuk 10
besar peraih nilai TKA tertinggi.
Dari
diskusi itu, pikiranku melayang membayangkan pada murid yang punya rangking
dikelasnya sejak kelas 7 sampai terakhir di kelas 9 tidak masuk di urutan 10
besar peraih nilai TKA.
Selain
itu aku membayangkan juga seorang murid. Mungkin di sudut kamar sempit. Hidup dengan
neneknya atau di rumah kontrakan sederhana. Atau didaerah yang sinyal saja
masih rebutan dengan angin.
Banyak
murid yang nilainya jauh di bawah.
Bahkan mungkin tidak pernah masuk ranking. Tak pernah dipanggil saat upacara.
Tak pernah jadi contoh di depan kelas.
Tangannya menggenggam ponsel usang, yang layarnya juga dah retak-retak dan banyak goresan
.jpg)







