Thursday, November 25, 2021

Bangga Jadi Guru Ataya

 Bangga Jadi Guru Ataya

Oleh : Guru Ataya (Iwan Sumantri)

Cibadak, 25 November 2021. Sudah 34 tahun menekuni profesi guru, banyak hal yang bisa dirasakan ketika menekuni profesi "Umar Bakri" ini. Di hari guru yang ke-76 hari ini, Kamis 25 November 2021, guru Ataya berharap Hari Guru jangan sekedar Upacara, jangan hanya ramai pasang tribon, atau juga posting selfi atau juga pasang baliho. Baiknya mari kita REFLEKSI apakah kita sudah maksimal "MELAYANI MURID"?

Ada kebanggan jadi guru selama ini, bekerja dengan hati untuk mencetak murid-murid menjadi generasi emas dimasanya.

Berikut beberapa hal yang bisa jadi Inspirasi,Motivasi, dan Refleksi buat Kita Semua:



MEMBELI KERINGAT GURU

Dalam sebuah diskusi, seorang murid bertanya kepada gurunya,

Murid : "Jika memang benar para guru adalah orang-orang yang pintar, mengapa bukan para guru yang menjadi pemimpin dunia, pengusaha sukses, dan orang-orang kaya raya itu?

Gurunya tersenyum, tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, ia masuk ke ruangan nya, dan keluar kembali dengan membawa sebuah timbangan.

Ia meletakkan timbangan tersebut diatas meja, dan  berkata : " Anakku, ini adalah sebuah timbangan, yang biasa digunakan untuk mengukur berat emas dengan kapasitas hingga 5000 gram".

"Berapa harga emas seberat itu? "

Murid mengernyitkan keningnya, menghitung dengan kalkulator dan kemudian ia mejawab,

"Jika harga satu gram emas adalah 800 ribu rupiah, maka 5000 gram akan setara dengan 4 milyard rupiah,"

Guru : "Baik lah anakku, sekarang coba bayangkan seandainya ada seseorang yang datang kepadamu membawa timbangan ini dan ingin menjualnya seharga emas 5000 gram, adakah yang bersedia membelinya?"

Murid berkata : "Timbangan emas tidak lebih berharga dari emasnya, saya bisa mendapatkan timbangan tersebut dengan harga dibawah dua juta rupiah, mengapa harus membayar sampai 4 milyar?"

Guru menjawab : "Nah, anakku, kini kau sudah mendapatkan pelajaran, bahwa kalian para murid, adalah seperti emas, dan kami adalah timbangan akan bobot prestasimu, kalianlah yang seharusnya menjadi perhiasan dunia ini, dan biarkan kami tetap menjadi timbangan yang akurat dan presisi untuk mengukur kadar kemajuanmu. "

Guru berkata lagi, "Satu lagi pertanyaanku. Jika ada seseorang datang kepadamu membawa sebongkah berlian ditangan kanannya dan seember keringat di tangan kirinya, kemudian ia berkata : "Ditangan kiriku ada keringat yang telah aku keluarkan untuk menemukan sebongkah berlian yang ada ditangan kananku ini, tanpa keringat ini tidak akan ada berlian, maka belilah keringat ini dengan harga yang sama dengan harga berlian"

"Apakah ada yang mau membeli keringatnya? "

"Tentu tidak." Ujar guru lagi.

"Orang hanya akan membeli berliannya dan mengabaikan keringatnya. Biarlah kami, para guru, menjadi keringat itu, dan kalianlah yang menjadi berliannya."

Sang murid menangis, ia memeluk gurunya dan berkata : "Wahai guru, betapa mulia hati kalian, dan betapa ikhlasnya kalian, terima kasih guru. Kami tidak akan bisa melupakan kalian, karena dalam setiap kemajuan kami, setiap kilau berlian kami, ada tetes keringatmu..."

Guru berkata : "Biarlah keringat itu menguap, mengangkasa menuju alam hakiki disisi ilahi rabbi, karena hakikat akhirat lebih mulia dari segala pernak-pernik di dunia ini."

 








Ada yang punya CERITA UNIK tentang Guru, silahkan Posting DISINI !

Barakallahu.... Selamat menyambut Hari Guru. 

Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Mandya Mangun Karso, Tutwuri Handayani

Tuesday, November 23, 2021

Yuk Ikutan TRY OUT ONLINE AKBAR PAS 2021

 Yuk Ikutan TRY OUT ONLINE AKBAR PAS 2021

Oleh: Guru Ataya (Iwan Sumantri)

Cibadak, 23 November 2021. Adik-adikku kalian siswa SMP, duduk di kelas 7,8 atau 9, Yuk untuk persiapan menjelang Penilaian Akhir Semester (PAS) ikutan TRY OUT Online Akbar yang diadakan oleh Ganesha Operation (GO) wilayah Sukabumi. Catat Waktu dan pelaksanaanya !

Semangaaaatttt ☀️💪🏻

Sudah seberapa jauh persiapan adik adik mengikuti PAS?? Yuk, segera siapkan diri agar nilai PAS semester ganjil ini memuaskan dan sesuai dengan target🥳🥳 Biar orang tua kita Bangga, Nilai PAS kita nanti OPTIMAL !

Ganesha Operation hadir untuk membantu adik-adik kelas 7,8,9 mempersiapkan diri mengikuti PAS🥳

Ikutiiiii TO Online Akbar Gratis dengan soal Pola PAS yang akan dilaksanakan Pada

Hari,tanggal : Jumat,26 November 2021

Pukul : 08.00-18.00. 

*Pembahasan & pengambilan Hasil

   Hari,tanggal : Sabtu, 27 November 2021

   Pukul : 09.00 - 12.00

caranya mudah, daftar sekarang juga dengan klik link pendaftaran di bawah ini👌🏻👌🏻 

https://forms.gle/hqgjfwPcn27Q9L5A7

mariiii merapaaatttt selagi kapasitas masih ada🙏🏻🥳🥰




Sunday, November 21, 2021

Ada Keseruan di Bimtek Penanaman Nilai Keberagaman Bagi Ekosistem Pendidikan Angkatan IV Bekasi

Ada Keseruan di Bimtek Penanaman Nilai Keberagaman Bagi Ekosistem Pendidikan Angkatan IV Bekasi 

Oleh: Guru Ataya (Iwan Sumantri)

Cibadak, 21 November 2021. Berbekal surat tugas dari dinas pendidikan kabupaten Sukabumi,lembar SPPD dan biodata peserta yang sudah dilengkapi, guru ataya berkesempatan mengikuti Bimtek Penanaman Nilai Keberagaman Bagi Ekosistem Pendidikan angkatan IV di Hotel Santika Mega City, Jalan A.Yani No 1, Rt 004/RW 001 , Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Kami bertiga, Kepala Sekolah, guru dan tenaga kependidikan meluncur ke lokasi Bimtek tepat pada hari Jumat, 19 November 2021 pukul 06.30 dari sekolah karena pelaksanaan kegiatan tersebut diadakan 3 hari, 19 s.d. 21 November 2021.

Tak banyak rintangan seperti kemacetan diperjalan dan hal lainnya yang menghambat kami menuju lokasi, ini tentunya hal ini ditunjang oleh sarana sudah berlakunya tol Bocimi yang membantu kelancaran tranportasi bagi kami khususnya warga sukabumi ketika melakukan perjalan ke luar kota. Tepat pukul 09.00 kami sudah sampai di Bekasi. Perjalanan yang menyenangkan karena kami tak harus bergelut dengan kemacetan dan antrian yang panjang selama perjalanan.

Pukul 13.00 kami Check In di Hotel Santika? Nah...disinilah keseruan itu di mulai...

Kami bertiga dan peserta lainnya sebelum registrasi/pendaftaran peserta harus melakukan dulu swab, inilah pengalaman pertama bagi guru ataya melakukan swab. Alhasil kami bertiga dapat tanda bulatan biru yang menyatakan kami negatif. Alhamdulilah guru ataya bisa melakukan pendataran untuk menjadi peserta Bimtek sesuai dengan protokol kesehatan yang diterapkan.

Jumat, 19 November 2021, pukul 14.30 kegiatan Bimtek di buka dengan jumlah  peserta dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (SMA/SMK yang berada di kabupaten Sukabumi) 24 peserta, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (SMA/SMK yang berada di Kabupaten Bogor) 28 peserta, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi 70 peserta dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor 82 peserta.

Pembukaan di awali dengan sambutan dari Ka Puspeka (Pak Hendarman) secara daring. Pembukaan Bimtek oleh Staf Khusus Mendikbudristek Bidang Kompetensi dan Manajemen, dan Penjelasan singkat tentang Pusat Penguatan karakter. Agenda acara pembukaan di tutup dengan penjelasan bagaimana alur pelatihan. Peserta secara detail diberi penjelasan dan alur bagaimana pelaksanaan bimtek dilaksanakan, dan apa saja yang harus diselesaikan.

Tepat pukul 15.15 WIB, agenda pembukaan Bimtek selesai.

Nah, setelah pukul 15.15 WIB,  pelaksanaan dan kegiatan bimtek di mulai. Tak seperti biasanya Bimtek kali ini ditunjang oleh pemanfaatan media dan sarana abad 21. Diawali dengan Pre Tes yang langsung dikirim melalui link ke grup WA masing-masing yang sebelumnya sudah di informasikan melalui Breakout Room (BOR) yang ada QR nya.Tinggal Scan QR kode tersebut, peserta sudah langsung masuk Grup WA. 

Guru Ataya ada di gruf BOR 1, Ruang Sidang Connection Lt.3,Pic Bor 1 Kab.Sukabumi dengan Humas: Kak Nanda, Notula: kak Iryanto dan Kak Shara, Moderator Kak Taufik D, Teknisi: Kak Bima, Fasilitator 1 : Kak Siti Kholisoh ( Wahid Foundation),  Fasilitator 2: Kak Wildan Mahendra Ramadhani (Sabang Marauke) dan Obeserver : kak Ach.Zayadi (SKM).

Peserta di BOR 1 ada 17 mulai dari jenjang guru TK,SD,SMP dan SMA/SMK yang ada di kabupaten Sukabumi. 

Keluarga Besar BOR 1 (Suku Mushi,Suku Sombo,Suku Bobo,Suku Goopy)

Aktifitas/Sesi 1 Bimtek dimulai dengan Review Pembelajaran Asinkron (peserta belajar mandiri) melalui link berikut:



Pada sesi 1 inilah  peserta dituntut secara mandiri untuk belajar,mengetahui dan mensikapi hal-hal apa saja yang di akan dibahas,diskusikan,di review dan refleksi di setiap Topik Bimtek Penaman Nilai Kebaragaman Bagi Ekosisten Pendidikan ini.

Ada 5 Topik yang menjadi agenda dan bahan diskusi peserta. Topik 1: Kebinekaan Global; Topik 2: Kebinekaan Nasional; Topik 3: Kebinekaan Personal; Topik 4: Kebinekaan Di Sekolah, dan Topik 5: Sekolahku Yang Damai

Pada sesi 1 ini peserta di tuntut kemampuan literasinya secara digital. Bagaimana memahami bagian-bagian disetiap topik yang diawal dengan pertanyaan pemantik yang perlu jawaban yang kritis dan aktual terjadi dimasing-masing sekolah. Aktifitas yang harus dilakukan harus bagaimana?, Refleksi, Anggitan, dan Aplikasinya? Seru dan mengasyikan kita diajak berliterasi secara digital.

Hari kedua, Sabtu, 20 November 2021, Keseruan Bimtek di mulai pada pukul 08.30 WIB di BOR masing-masing. Guru Ataya bersama 16 guru lainnya ada di BOR 1.

Keseruan Bimtek di hari kedua dimulai dengan penjelasan output hari ke 2 oleh fasilitator 2 Kak Wildan Mahendra Ramadhani (Sabang Marauke). Bagaimana Fasilitator memandu kegiatan dengan menyenangkan dan mencairkan suasana dengan pembawaan yang inovatif dan kreatif, bagaimana kita membuat kesepakatan dengan menyebut kakak untuk semua peserta di BOR 1. Ini cermin kebersamaan dan kekeluargaan di keberagamanan peserta. Tak melihat usia, asal sekolah, gender, dan hal lainnya. Kita dibawa disuasana kebersamaan dalam keadaan kebinekaan. Suasana menyenangkan dengan perkenalan yang dipandu langsung oleh peserta dari guru TK Kak Eneng Erna Susilawati dengan lagu perkenalan menggunakan Bahasa Inggris...Who is your name....my name is....... Benar-benar cair, kita masuk seperti di suasana ketika kita menjadi anak TK lagi...Menyenangkan !

Di sesi-sesi berikutnya secara berglirian fasilitator 1 (Kak Siti Holisoh) dan fasilitator 2 (Kak Wildan Mahendra Ramadhani) berkolaborasi secara profesional,kreatif,aktif,dinamis,inovatif dan menyenangkan saling bekerjasama memandu kami para peserta Bimtek untuk menyelesaian 5 Topik yang harus kami pahami dan bisa diaktulisasikan serta imbaskan ke rekan,siswa dan stekholder yang ada di dunia pendidikan di daerah kami khususnya, umumnya semua guru dan tenaga kependidikan di negeri ini.

Diskusi,Game,permainan,bermain peran,berpendapat, refleksi,aplikasi dilapangan, semuanya dikemas sedemikian rupa sehingga benar-benar bimtek ini membekas disemua peserta. 

Kegiatan Bimtek di tutup pada hari Sabtu, 20 November 2021, tepat pukul 17.30 WIB.



Bimtek ini benar-benar seru ! Mau tahu keseruan menurut para peserta....YUK Kunjungi INI !

Keseruan Menurut Para Peserta BIMTEK 

5 Topik kami selesaikan bersama, dengan harapan :

  • Dapat memperkuat pemahaman guru baik secara konseptual maupun praktis akan terciptanya budaya toleransi yang didasarkan atas penghargaan akan nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai ajaran agama, nilai-nilai budaya atau local wisdom, dan praktik baik yang sudah dilakukan oleh penggerak pendidikan di Indonesia;
  • Melalui bimtek ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman kebinekaan yang diharapkan bisa diterapkan dan diperkuat juga dalam lingkup lingkungan pendidikan dimana kepala sekolah dan guru bertugas, sehingga budaya saling menghargai akan keragaman sebagai basis adanya sekolah yang aman dan nyaman bisa tercipta;
  • Output bimtek ini juga diukur dari kontribusi peserta program (kepala sekolah dan guru) dalam ikut aktif mempromosikan budaya toleran baik di lingkungan sekolah maupun kelas.
Catatan Akhir Kesruan Guru Ataya:

Masing-masing dari kita yang berbineka baik sebagai orang tua maupun sebagai guru, mempunyai mimpi yang sama terkait dengan lembaga pendidikan tempat putra dan putri kita belajar. Kita bermimpi untuk memiliki lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan, tempat putra dan putri kita bisa tumbuh secara sehat dan kuat. Kita ingin semua peserta didik bisa belajar tanpa ada gangguan dalam bentuk apapun. Kita semua ingin memastikan bahwa institusi sekolah adalah rumah kedua tempat anak-anak membentuk jati diri dan merajut masa depannya. Di ruang-ruang sekolah ini, anak-anak tumbuh seperti kuntum bunga di musim semi. Lingkungan sekolah harus menjadi media tanam yang mendukung tumbuh suburnya serta terwujudnya Profil Pelajar Pancasila, seperti yang dicita-citakan oleh kita bersama.

Salam penuh asa dan harapan dari Guru Ataya untuk menjadikan sekolah yang damai bagi semuanya!

Album BOR 1 (Suku Mushi,Suku Bobo, Suku Sombo dan Suku Goopy)















































































#gurumerdeka