TV Guru Ataya, Ketika Ruang Kelas Berubah Menjadi Layar Inspirasi
Oleh: Guru Ataya (Iwan Sumantri)
Namun, bagi seorang guru, kemajuan teknologi bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Sebaliknya, teknologi dapat menjadi sahabat yang membantu menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, menyenangkan, dan bermakna.
Berangkat dari pemikiran sederhana itulah, Guru Ataya mencoba menghadirkan sebuah inovasi kecil dalam kegiatan pembelajaran di SMPN 3 Cibadak. Guru Ataya mengumpulkan berbagai video pembelajaran yang relevan dengan materi yang Guru Ataya ajarkan, kemudian mengelolanya menjadi sebuah kumpulan video yang Guru Ataya beri nama “TV Guru Ataya.”
Nama tersebut mungkin terdengar sederhana. Namun bagi Guru Ataya, di balik nama itu ada sebuah harapan, menghadirkan “televisi” versi guru yang tidak sekadar menghibur, tetapi mampu memberikan inspirasi, pengetahuan, dan pengalaman belajar kepada siswa.
Dari
Layar Hiburan Menjadi Layar Pembelajaran
Kita
tidak bisa menutup mata bahwa video sudah menjadi bagian dari kehidupan
sehari-hari anak-anak dan remaja. Mereka terbiasa melihat berbagai konten
melalui gawai. Informasi datang dalam bentuk gambar bergerak, suara, animasi,
dan visual yang menarik.
Situasi tersebut tentu menjadi tantangan bagi guru.
Jika
siswa sudah sangat akrab dengan dunia visual dan digital, mengapa pembelajaran
tidak mencoba memanfaatkan dunia yang mereka sukai?
Pertanyaan
sederhana itulah yang mendorong Guru Ataya untuk mulai mengumpulkan video-video
pembelajaran.
Video yang Guru Ataya gunakan tidak harus selalu berupa video yang Guru Ataya buat sendiri. Guru Ataya memilih dan mengumpulkan video yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran, kemudian menggunakannya sebagai salah satu media untuk membantu siswa memahami materi.
Dengan demikian, TV Guru Ataya bukan sekadar kumpulan video, tetapi sebuah upaya kurasi sederhana seorang guru agar teknologi yang begitu dekat dengan siswa dapat diarahkan menjadi sumber belajar.