Sunday, November 13, 2022

Buat Guru Di Indonesia Ada “QUIZIZZ TEACHER COMPETITION”

Buat Guru Di Indonesia  Ada “QUIZIZZ TEACHER COMPETITION”

Oleh: Guru Ataya

Cibadak, 13 November 2022. Sehabis jalan-jalan di dunia maya, guru ataya singgah di IG nya pbpgri_official dan menemukan Quizizz Teacher Competition dan mencoba membagikannnya untuk para guru Indonesia yang tergabung di PGRI melalui Blognya Guru Ataya.

Yuk simak ini informasinya dibawah ini, jangan lupa sebelum ikutan quisnya belajar dulu agar mudah nanti menjawab kuisnya.

Halo Bapak/Ibu Guru Hebat. Dalam rangka memperingati *HUT Ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional 2022*, PGRI berkolaborasi dengan Quizizz Indonesia menyelenggarakan kompetisi Nasional yang dapat diikuti oleh anggota PGRI di seluruh wilayah Indonesia.

Mari mainkan link Quiz di bawah, dapatkan minimal 60% akurasi & raih kesempatan menangkan

✅ *Uang jutaan rupiah*
✅ *Logam mulia*
✅ *Souvenir Quizizz*
✅ *Akun super/premium*
✅ & puluhan hadiah menarik lainnya

Untuk Masuk Ke Kuis, Klik Foto Ini

Saturday, November 12, 2022

5 Hari Esensi Untuk Mendapatkan Sertfikat

5 Hari Esensi Untuk Mendapatkan Sertfikat

Oleh: Guru Ataya (Iwan Sumantri)

5 hari sudah berlalu pasca dimulainya Program Guru Belajar dan Berbagi seri Pemimpin Merdeka Belajar Angkatan 2. Kurang lebih ada 22 kegiatan kita lalui bersama. Sebuah konsekuensi yang tentunya harus dijawab seorang pemimpin merdeka belajar yang sudah mendaftarkan diri  di program seri PMB.

5 hari adalah hari- hari yang penuh dengan nuansa pembelajaran mandiri dari ketelusan hati untuk mau belajar,berdedikasi,pengorbanan,pemahaman,perubahan berpikir, dan kolaboratif dalam diskusi yang bisa mewarnai pola pikir kita para guru yang beragam.

Terlepas dari berbagai motif dan motivasi secara individu semua sepakat bahwa sudah banyak hal baik yang bisa kita ambil dari program guru belajar dan berbagi seri Pemimpin Merdeka Belajar, banyak hal yang kita dapat dalam pembelajaran tersebut. Yang pada akhirnya saya selaku salah satu peserta mengingatkan diri sendiri juga semua rekan peserta dari program tersebut untuk fokus pada esensi materi pemimpin merdeka belajar bukan hanya berharap pada satu lembar sertifikat yang nanti akan kita dapatkan setelah mengikuti program ini (jika lulus dan memenuhi persyaratan).

Esensi akhir dari program guru belajar dan berbagi ini adalah kita mempunyai bekal keilmuan secara utuh untuk menjadi Pemimpin Merdeka Belajar yang Pembelajarannya  berpihak pada siswa dan Penggerak Komunitas Belajar yang ada dilingkungan/sekolah masing-masing. Ada beban moral secara keilmuan yang harus kita tanggung saat selesai mengikuti program ini.

Tuesday, November 8, 2022

Sosok Pengawas Inspiratif 2022 Dari Kabupaten Sukabumi

Sosok Pengawas Inspiratif 2022 Dari Kabupaten Sukabumi

Oleh: Guru Ataya (Iwan Sumantri)

Sukabumi, 7 November 2022. Melalui surat Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) nomor: 3123/B3/GT.03.00/2022 tertanggal 5 November 2022 yang ditandatangani oleh Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, Dr. Praptono, M.Ed, yang berisi informasi lolosnya Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Inspiratif Tahun 2022, ada nama Dr.Ujang Syarief Hidayat,M.Pd dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi yang tercantum dalam surat tersebut.

Apresiasi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Inspiratif merupakan program yang dilaksanakan oleh Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan ( Direktorat KSPSTK) yang bertujuan untuk memberikan Apresiasi kepada Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah yang telah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Dalam rangka mendukung program tersebut, salah satu rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan adalah Wawancara Daring Kandidat Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Inspiratif 2022 (link zoom meeting sedang dipersiapkan) pada tanggal 9 s.d. 12 November 2022.

Bapak Dr.Ujang Syarief Hidayat,M.Pd dinyatakan Lolos dengan karya inovasi “STRATEGI “DAMLESSCO” MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH BINAAN:. Beliau adalah sosok pengawas Disdik kabupaten Sukabumi yang inovatif,kreatifdan dan motivator bagi guru-guru dan kepala sekolah yang ada di Kabupaten Sukabumi. Banyak Raihan penghargaan dan prestasi yang sudah beliau torehkan dalam dunia Pendidikan.

Saturday, November 5, 2022

Banyak Keseruan di Lokakarya 1 Guru Penggerak

Banyak Keseruan di Lokakarya 1 Guru Penggerak

Oleh: Guru Ataya (PP_117_Iwan Sumantri)



Sukabumi, 30 Oktober 2022. Guru sebagai pendidik profesional memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran yang bermuara pada peningkatan mutu lulusan. Efektififitas penyelenggaraan pendidikan sangat terkait erat dengan keberhasilan guru dalam melakukan pendampingan terhadap peserta didik. Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) merupakan salah satu langkah strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) dalam upaya menggerakkan ekosistem pendidikan serta stimulator dan mediator berbagai praktik baik yang dilakukan guru.

Program Guru Penggerak adalah suatu wadah yang disediakan  oleh pemerintah, agar  guru-guru di negeri ini berada dalam sebuah komunitas belajar. Ini bukanlah program bim salabim asal jadi,namun sudah direncanakan dengan matang dan pendidikan yang berbasis teknologi di area kerja dimana kedepannya tercipta pemimpin-pemimpin sekolah yang berkualitas dan bermutu.

Pemimpin sekolah, dalam berbagai literatur, disebut berperan besar dalam menentukan keberhasilan sekolah karena ia mempunyai tanggungjawab dalam mensinergikan berbagai elemen di dalamnya. Seorang pemimpin sekolah yang berkualitas akan mampu memberdayakan seluruh sumber daya di ekosistem hingga dapat Bersatu pada menumbuhkan murid-murid yang berkembang secara utuh, baik dalam rasa,karsa dan ciptanya. Tak dipungkiri, pemimpin sekolah merupakan salah satu actor kunci dalam terwujudnya Profil Pelajar Pancasila.

Sabtu, 29 Oktober 2022, bertempat di SMA Negeri Cikakak digelar kegiatan Lokakarya 1 Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 6 Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Barat. Kegiatan Lokakarya tersebut di buka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Bapak Muhammad Solihin,S.Pd,.M.M.Pd. tepat pukul 08.00 WIB.

Kegiatan Lokakarya 1 selain dihadiri oleh tim dari BBGP Provinsi Jawa Barat beserta satkernya, juga dihadiri oleh para Calon Guru Penggerak (CGP) Program Guru Penggerak Angkatan 6 Kabupaten Sukabumi yang berjumlah 185 guru-guru hebat yang didampingi oleh para Pengajar Praktik (PP) sebanyak 41 orang. Kegiatan pembukaan lokakarya 1 berlangsung kurang lebih 45 menit, tepat pukul 09.00 para CGP dan PP masuk dalam kelas-kelas sesuai dengan pembagian kelas dimana 3 orang PP didampingi para CGPnya. Saya_PP_117 Iwan Sumantri dengan para CGP 1) Ruslan SDN 1 Cigintung;2) Samsudin SDN Sempurcagak; 3) Anita SLB PGRI Gegerbitung; Heri Ashari SMPN 1 Gunungguruh, bersama PP_ 141_Siti Djulaiha dengan para CGP 1) Sri Nuraeni SDN Pasirreungit; 2) Sulaeman SDN Pasirdoton; 3) Asep Awalaudin SDN Cidadap; 4) Nia Iriani SDN Bojonglongok; 5) Fiqri Hasan SMAN 1 Parakansalak, dan PP_Riskanti Evasari dengan para CGP 1) Bagus Nurjaman SDN 6 Gunungguruh; 2) Irman Nurahman SMPN 1 Cikembar; 3) Melly Safriani SMPN 2 Gununggguruh; 4) Sity Farah Nurfarihah SMKN 1 Gunungguruh tergabung di kelas H.

Kelas H Lokakarya 1 PPGP Angkatan 6 Kab.Sukabumi


Sunday, October 30, 2022

RTL: Paradigma dan Visi Guru Penggerak Ala PP Guru Ataya

RTL: Paradigma dan Visi Guru Penggerak Ala PP Guru Ataya

Oleh: Iwan Sumantri (PP_117_Angkatan 6_Kab.Sukabumi)

Cibadak, 30 Oktober 2022. Dua hari sudah kegiatan Pendampingan Individu (PI) ke-1 sudah berlalu,sesuai dengan jadwal yang dipersyarat oleh BBGP Provinsi Jawa Barat di Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) dimulai tanggal, 24 sd 28 Oktober 2022.Alhamdulilah saya selaku pendamping CGP yang memiliki peran untuk melakukan pendampingan individu, memfasilitasi lokakarya, mengevaluasi dan memberi umpan balik kepada Calon Guru Penggerak, membuat laporan capaian perkembangan Calon Guru Penggerak, serta memfasilitasi proses refleksi dan membuat rencana tindak lanjut (RTL).

Rencana Tindak Lanjut (RTL) dibutuhkan sebagai implementasi kegiatan yang berkelanjutan. RTL merupakan  panduan untuk keberlangsungan dan keberlanjutan suatu program tak terkecuali Program Pendidikan Guru Penggerak. Dengan adanya RTL akan memudahkan Pengajar Praktik dan Calon Guru Penggerak  dalam implementasi program ke depannya. Bukan saja terkait bentuk-bentuk program lanjutan, melainkan juga bentuk-bentuk intervensi pihak lain untuk menyelenggarakan program sejenis.

Penyusunan RTL membutuhkan perencanaan yang matang, dimana RTL yang baik sesuai dengan program yang berdasarkan pada potensi dan kekuatan yang dimiliki. Disamping itu, membutuhkan juga pertimbangan aset ilmu yang telah dimiliki oleh Pengajar Praktik Guru Penggerak dan yang akan dikembangkan di sekolah ataupun komunitasnya. Termasuk di dalamnya adalah sumber daya manusia sebagai aset untuk koordinasi dan kolaborasi.

Selama pendampingan Individu I yang sudah saya lakukan terhadap para CGP sesuai tema pendampingan individu 1 yaitu Refleksi Awal Kompetensi Guru Penggerak, dimana kami focus pada tujuan dan hasil diskusi yaitu 1) Diskusi tantangan belajar daring selama kurang lebih satu bulan yang lalu; 2) Refleksi penerapan  Perubahan kelas sesuai dengan pemikiran Ki Hajar dewantara; 3) Diskusi pembuatan kerangka portofolio digital sesuai dengan panduan; 4) Diskusi peta posisi diri dan rencana dalam kompetensi guru penggerak.

Diskusi Bersama KS dan CGP di SDN Cigintung (foto Dok Pribadi)

Diskusi Bersama KS dan CGP di SDN Sempurcagak (foto Dok Pribadi)

Hasil dari intrumen pendampingan individu I, saya juga meencatat dan perlu diperhatikan untuk pendampingan berikutnya yang juga saya catatkan ke jurnal komunikasi yang perlu diketahui fasilitator, yaitu 1) masih adanya kekwatiran kepala sekolah pada CGP Ketika CGP lulus menjadi GP kemudian mutase kesekeloh lain (terutama guru honor); 2) Rancangan Isi Portofolio Digital masih belum sesuai dengan panduan dan perlu pembimbingan kedepannya; 3) CGP atas nama Bu Anita,S.Pd ini sekarang sudah diangkat menjadi Kepala Sekolah dan di SK kan pada bulan Oktober 2022; 4) Dalam aksi nyata di setiap modul ada/tidak bisa optimal dalam penerapannya, karena siswanya tidak seperti siswa pada umumnya; 5) CGP atas nama Heri Ashari,S.Pd, dulu Ketika mendaftar menjadi CGP bertugas di SMP Negeri 4 Satu Atap Gegerbitung, seiring dengan perjalanan waktu, CGP tersebut berpindah tugas mengajarnya karena tergeser oleh guru baru PPPK yang diangkat, sehingga CGP tersebut tidak kebagian jam mengajar di SMPN 4 tersebut, yang pada akhirnya mutasi mengajar di SMPN 1 Gunungguruh, sehingga setiap aksinyata yang dilakukan/dilaksanakan di SMPN 1 Gunung Guruh; 6) Pada saat pendampingan I kepala sekolah tidak bisa mendamping, karena sedang ada keperluan lain yang lebih penting dan digantikan oleh Wakasek Kurikulum.


Friday, October 21, 2022

Ada Yang Beda Antara Calon Guru Penggerak dengan Guru Lainnya

 Ada Yang Beda Antara Calon Guru Penggerak dengan Guru Lainnya

Oleh: Guru Ataya _PP 117

Cibadak, 21 Oktober 2002. Salam dan Bahagia, kali ini guru Ataya akan mencoba berbagi tentang Program Guru Penggerak calon guru penggerak angkatan 6 kabupaten Sukabumi. Program Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 6 bulan bagi calon Guru Penggerak.

Lebih dari satu bulan PGP angkatan 6 sudah berjalan. Setelah Lokakarya Orinentasi, mulai tanggal 19 sd 28 Oktober 2022 para CGP memasuki kegiatan Pendampingan Individu (PI) tahap 1. Pendampingan individu dilakukan untuk membantu individu mengimplementasikan pengetahuan dan pemahaman konsep yang diperoleh secara daring dan lokakarya sehingga CGP mampu merefleksi, berbagi dan berkolaborasi. Membantu CGP mencapai kematangan moral, emosional dan spiritual sehingga dapat berprilaku sesuai kode etik bersama para Pengajar Praktik (PP).

Salah satu skenario dalam pendampingan individu (PI) 1 adalah Pembuatan kerangka portofolio digital dengan waktu kurang lebih 60 menit. Portoofolio digital yang akan dibuat oleh CGP berdasarkan panduan. Untuk mengetahui kerangka porthofolio digital yang dibuat oleh CGP, bisa dilakukan dengan diskusi dan pembimbimngan terkait pembuatan kerangka portofolio digital. Berikut beberapa pertanyaan pemantik dalam PI 1 untuk mengali informasi dari CGP yang perlu di persiapkan.

    • Media/Platform apa yang akan Bapak/Ibu gunakan untuk membuat portofolio digital?
    • Komponen apa saja yang akan dituangkan  ke dalam portofolio digital?
    • Seperti apa bentuk penyajian portofolio digital yang akan Bapak/Ibu buat?
Proses pembelajaran dalam Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) merupakan sebuah perjalanan panjang. Dalam kurun waktu enam bulan kedepan, Calon Guru Penggerak (CGP), dengan didampingi fasilitator, instruktur dan pengajar praktik akan melewati berbagai tahapan. Pada setiap tahapannya terdapat banyak pengalaman dan pelajaran yang dipetik, baik dari pembelajaran daring, lokakarya maupun pendampingan individu. Seluruh hasil proses tersebut sudah diintegrasikan dalam sebuah sistem pembelajaran (Learning Management System/LMS). Namun demikian, akses untuk membuka LMS terbatas, baik pada pengguna maupun jangka waktunya. Untuk itu, diperlukan sebuah media yang menjadi sarana pendokumentasian produk-produk terbaik yang dihasilkan oleh setiap CGP agar dapat diakses dalam jangka waktu yang panjang, bahkan setelah hak membuka LMS dihentikan. Dokumentasi pembelajaran tersebut berupa media portofolio digital, yang dibuat melalui Google Sites. Nantinya, portofolio digital ini juga dapat digunakan untuk mendemonstrasikan kompetensi alumni PPGP kepada para pemangku kepentingan terkait

Baca Juga:


Portofolio Digital memiliki fungsi utama untuk menunjukkan kompetensi dan pencapaian seseorang sekaligus perjalanan pengembangan dirinya. Dalam konteks PPGP, portofolio digital dapat digunakan untuk mendokumentasikan pencapaian yang telah didapat dari perjalanan enam  bulan pendidikan, serta sarana untuk mencatat perkembangan diri sebagai seorang pemimpin pembelajaran yang senantiasa belajar sepanjang hayat. Portofolio ini juga dapat membantu pihak-pihak yang terkait dengan proses rekrutmen dalam perjalanan karir alumni PPGP.

Untuk dapat berfungsi dengan maksimal, portofolio digital tersebut harus mencantumkan beberapa item (sesuai panduan) yaitu:

a) Profil Guru Penggerak

      Profil ini dapat dibuat dalam bentuk video, gambar, atau tampilan slide yang    menggambarkan diri Guru Penggerak (GP) secara ringkas. Dalam profil ini, GP    menyatakan kesiapannya sebagai pemimpin pembelajaran. Komponen profil ini      meliputi: 

  • dampak yang sudah dirasakan sepanjang PPGP (untuk diri sendiri, murid dan sekolah)
  • rencana tindak lanjut pengembangan diri yang akan dilakukan sebagai pemimpin pembelajaran
  • rencana tindak lanjut pengembangan sekolah yang akan dilakukan sebagai pemimpin pembelajaran
  • Profil dibuat dengan durasi kurang lebih 5 menit (jika berbentuk video), atau 5-10 slide.
b)   Artefak Aksi Nyata.

Cantumkan tiga artefak atau karya terbaik yang mewakili modul paket 1 (perubahan diri), paket 2 (perubahan di kelas) dan paket 3 (perubahan tingkat sekolah). Karya terbaik dapat dipilih dari hasil penugasan demonstrasi kontekstual maupun aksi nyata. Selain itu, CGP dapat menambahkan beberapa item lain dalam portofolio digitalnya nya, misalnya:

  • a)  Publikasi, meliputi tulisan yang sudah dimuat dalam media massa, jurnal           ilmiah, atau buku antologi.
  • b)  Sertifikasi dan Pendidikan, meliputi daftar kursus atau program sertifikasi         yang Anda ikuti dalam rangka pengembangan diri sebagai pendidik,                   misalnya dari Google for Education, Coursera, atau penyedia layanan                 lainnya.
  • c)  Umpan balik dari rekan sejawat, kepala sekolah, murid, maupun orang tua       terkait peran Anda sebagai pendidik.
Namun demikian, ada beberapa item yang tidak perlu dicantumkan dalam portofolio Anda, seperti:

  • Informasi dasar PPGP yang dapat dilihat pada website resmi Kemdikbudristek
  • Karya yang bukan merupakan hasil ciptaan pribadi
  • Foto-foto pribadi yang tidak berhubungan dengan peran sebagai pendidik.
Informasi bagaimana membuat portofolio digital bisa dilihat dari panduan dibawah ini:


Untuk langkah singkat pembuatan portofolio digital dengan Google Sites bisa disimak video dibawah ini :


Nah, setelah menyimak dan membuat portofolio digital, sekarang jelas sekali perbedaan antara calon guru penggerak (CGP) dengan guru lainnya, yaitu semua aktifitas CGP semuanya terdokumentasikan di portofolio digitalnya, untuk guru lainnya belum tentu.

Selamat beraktifitas dan terus menginspirasi guru lain.

Monday, October 10, 2022

Ada Nilai Profil Pelajar Pancasila di Balik Gagalnya Timnas U-17 di Kualifikasi Piala Asia 2023

Ada Nilai Profil Pelajar Pancasila di Balik GagalnyaTimnas U-17 di Kualifikasi Piala Asia 2023

Oleh: Guru Ataya

Cibadak, 10 Oktober 2022. Pukul 05.40 WIB. Bangga dan Bahagia rasanya menjadi warga Indonesia yang mencintai dan menjadi penggemar Timnas Garuda Asia manakala timnasnya sukses dan menjadi kampium di kulaifikasi Piala Asia U-17 2023 dan berhak tampil di Bahrain.

Kurang beruntungnya timnas U-17 menjadi juara pool B dibabak kualifikasi tentunya menyisakan duka dan kesedihan yang mendalam buat kita semua para pencinta sepak bola sehingga timnas U-17 garuda Asia kita gagal menjadi menjadi salah satu kontestan di Piala Asia 2023, tidak mudah dan segampang membalikan telapak tangan, perlu perjuangan dan pengorbanan serta daya juang diatas rata-rata anak-anak muda di jaman milineal sekarang ini. 23 pemain yang tergabung dalam Timnas U-17 adalah mereka pemuda-pemuda yang masih belajar dan mengeyam pendidikan di tingkat SLTA, jadi mereka masih pelajar sesuai dengan usianya.

Nah, kali ini Guru Ataya mensikapi dan mengamati sepakterjang para punggawa Timnas U-17 Garuda Asia yang belum beruntung untuk melenggang menjadi juara grup B dan belum berhak ke putaran Final Piala Asia 2023, jika kita amati ada nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila yang mereka lakukan dalam setiap pertandingan ,dimana profil pelajar pancasila ini digaungkan oleh Kemendikbud melalui program Guru Penggerak dengan Kurikulumnya Kurikulum Merdeka.

Elemen Kunci Nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila meliputi: 1) Beriman,bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak mulia; 2) Berkebhinekaan Global; 3) Bergotongroyong; 4) Mandiri; 5) Bernalar Kritis; dan 6) Kreatif.

Yuk kita simak Nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila di Balik Kesuksesan Timnas U-17 di Kualifikasi Piala Asia 2023

Berakhlak mulia

Pelajar Indonesia yang berakhlak mulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-sehari. Ini bisa kita lihat dari keseharian anak-anak Timnas U-17 di pemusatan Latihan dan disepanjang gelaran babak kulaifikasi Piala Asia 2023, mereka mengaktualisasikan dan merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari Bersama-sama.

Bisa kita lihat bersama, bagaimana anak-anak Timnas U-17, ketika mereka di room ganti pakaian sebelum pertandingan dimulai, mereka shalat berjamaah, memandang seraya memanjatkan doa pada dua orang tua mereka, saat tampil dan mencetak gol, ada momen sujud syukur setelah mencetak gol. Saat memulai dan mengakhir pertandingan, tak malu mereka bersalaman dan mencium tangan sang pelatih dan membungkukkan badannya pada orang yang lebih tua. Ini tanda dan sikap mereka memiliki akhlak yang mulia, yang tak semua pemain memilikinya.

Sunday, October 9, 2022

Demi Harga Diri, Timnas U-17 Garuda Asia Bisa Menang Melawan Harimau Malaya

Demi Harga Diri, Timnas U-17 Garuda Asia Bisa Menang Melawan Harimau Malaya

Oleh: Guru Ataya

Cibadak, 9 Oktober 2022. Guru Ataya Pukul 17.00. Memasuki pertandingan terakhir di fase grup B babak kualifikasi piala Asia 2023, timnas u-17 Garuda Asia akan menghadapi rival bebuyutan timnas malaysia U-17 di stadion Pakan Sari Cibinong Bogor nanti malam pukul 20.00 WIB yang secara langsung akan disiarkan oleh stasiun TV Indosiar.

Secara hitungan matematika diatas kertas, timnas U17 tak perlu berkeringat lebih untuk lolos ke putaran Final Piala Asia 2023, cukup bermain seri, maka timnas Malaysia akan menangis lagi, dan menempatkan Timnas U-17 Garuda Asia menjadi pemuncak dan menjadi juara grup yang akan otomatis masuk ke putaran Final piala Asia U-17 2023 di Bahrain. Sekarang ini di grup B babak kualifikasi timnas mengemas poin 9, dua poin lebih dari timnas U-17 Malasia. Hanya dua negara di grup B yang masih punya kans peluang untuk menjuarai grup ini, timnas garuda muda dan harimau Malaya. Untuk Harimau Malaya hanya ada kesempatan untuk menduduki pemuncak grup B harus menang melawan timnas U-17 Garuda Asia.

Melihat tiga pertandingan yang sudah dilakoni timnas U-17 Garuda Asia ada peluang dan kesempatan yang besar untuk menduduki tahta teratas di fase grup B ini. Dipertandingan pertama ( 3 Oktober 2022) secara menyakinkan timnas U-17 membantai timnas U-17 Guam dengan skor 14-0, dipertandingan kedua (5 Oktober 2022) dengan semangat dan trend positif juga menanng 3-2 melumat timnas U-17 UEA, di pertandingan ketiga (7 Oktober 2022) yang tak kalah menarik dan dibuat deg-degan semua penonton bisa mengalahkan saudara nya timnas U-17 Palestina dengan skor 2-0.