Cibadak, 21 November 2022. Kali ini Guru Ataya mencoba mengajak seluruh Guru di Negeri ini bagi yang belum untuk menjadi bagian dari transformasi pendidikan melalui Program Pendidikan Guru Penggerak. Ayo segera simak informasinya dibawah ini.
Salam Guru Penggerak!
Hai #SahabatGTK, simak informasi Rekrutmen Serentak Calon Pengajar Praktik (CPP) dan Calon Guru Penggerak (CGP) Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 9 dan 10!
Kemendikbudristek kembali mengajak Bapak/Ibu untuk mendaftarkan diri sebagai dan Calon Pengajar Praktik (CPP) dan Calon Guru Penggerak (CGP) PGP Angkatan 9 dan 10. Pendaftaran Calon Pengajar Praktik (CPP) dibuka pada 21 November 2022 - 10 Januari 2023, sementara pendaftaran Calon Guru Penggerak (CGP) akan dibuka pada 12 Desember 2022 - 10 Januari 2023.
Informasi lengkap dapat dilihat pada Surat Rekrutmen yang tersedia pada laman:
Cibadak, 19 November 2022. Kali ini Guru Ataya mencoba berbagi hasil pelatihan mandiri di platfor merdeka mengajar topik 1 Merdeka Mengajar. Ada lima modul yang harus di pelajari dan disimak secara cermat untuk memahami apa itu Merdeka Belajar.
Berikut hasiil review modul Merdeka Belajar ala Guru Ataya, jangan lupa setelah melihat dan menyimak ringkasan Modul dan Video untuk memberikan Umpan Baliknya melalui Link yang ada dibawahnya.
Link Untuk memberikan Umpan Balik ada dsini tinggal di KLIK ! atau bisa di kolom komentar dengan melengkapi kalimat berikut :
1) Dari paparan yang disampaikan, sebelumnya saya pikir .............., ternyata .................
2) Langkah kecil yang saya lakukan setelah ini adalah ............
Bapak/Ibu Guru, saya melakukan Aksi Nyata sebagai implementasi pemahaman saya terhadap salah satu topik Pelatihan Mandiri di platform Merdeka Mengajar
Buat Guru Di
Indonesia Ada “QUIZIZZ TEACHER
COMPETITION”
Oleh: Guru Ataya
Cibadak, 13 November 2022. Sehabis
jalan-jalan di dunia maya, guru ataya singgah di IG nya pbpgri_official dan menemukan Quizizz Teacher Competition
dan mencoba membagikannnya untuk para guru Indonesia yang tergabung di PGRI melalui
Blognya Guru Ataya.
Yuk simak ini informasinya dibawah ini, jangan lupa sebelum
ikutan quisnya belajar dulu agar mudah nanti menjawab kuisnya.
Halo
Bapak/Ibu Guru Hebat. Dalam rangka memperingati *HUT Ke-77 PGRI dan Hari Guru
Nasional 2022*, PGRI berkolaborasi dengan Quizizz Indonesia menyelenggarakan
kompetisi Nasional yang dapat diikuti oleh anggota PGRI di seluruh wilayah
Indonesia.
Mari mainkan link Quiz di bawah, dapatkan minimal
60% akurasi & raih kesempatan menangkan
✅ *Uang
jutaan rupiah* ✅ *Logam
mulia* ✅ *Souvenir
Quizizz* ✅ *Akun
super/premium* ✅ &
puluhan hadiah menarik lainnya
5 hari sudah
berlalu pasca dimulainya Program Guru Belajar dan Berbagi seri Pemimpin Merdeka
Belajar Angkatan 2. Kurang lebih ada 22 kegiatan kita lalui bersama. Sebuah
konsekuensi yang tentunya harus dijawab seorang pemimpin merdeka belajar yang
sudah mendaftarkan diri di program seri
PMB.
5 hari adalah
hari- hari yang penuh dengan nuansa pembelajaran mandiri dari ketelusan hati
untuk mau belajar,berdedikasi,pengorbanan,pemahaman,perubahan berpikir, dan
kolaboratif dalam diskusi yang bisa mewarnai pola pikir kita para guru yang
beragam.
Terlepas dari
berbagai motif dan motivasi secara individu semua sepakat bahwa sudah banyak
hal baik yang bisa kita ambil dari program guru belajar dan berbagi seri
Pemimpin Merdeka Belajar, banyak hal yang kita dapat dalam pembelajaran
tersebut. Yang pada akhirnya saya selaku salah satu peserta mengingatkan diri
sendiri juga semua rekan peserta dari program tersebut untuk fokus pada esensi materi
pemimpin merdeka belajar bukan hanya berharap pada satu lembar sertifikat yang
nanti akan kita dapatkan setelah mengikuti program ini (jika lulus dan memenuhi
persyaratan).
Esensi akhir
dari program guru belajar dan berbagi ini adalah kita mempunyai bekal keilmuan
secara utuh untuk menjadi Pemimpin Merdeka Belajar yang Pembelajarannya berpihak pada siswa dan Penggerak Komunitas
Belajar yang ada dilingkungan/sekolah masing-masing. Ada beban moral secara
keilmuan yang harus kita tanggung saat selesai mengikuti program ini.
Sosok Pengawas
Inspiratif 2022 Dari Kabupaten Sukabumi
Oleh: Guru Ataya
(Iwan Sumantri)
Sukabumi, 7 November 2022. Melalui
surat Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan
Teknologi (Kemdikbudristek) nomor: 3123/B3/GT.03.00/2022 tertanggal 5 November
2022 yang ditandatangani oleh Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan
Tenaga Kependidikan, Dr. Praptono, M.Ed, yang berisi informasi lolosnya Kepala
Sekolah dan Pengawas Sekolah Inspiratif Tahun 2022, ada nama Dr.Ujang Syarief
Hidayat,M.Pd dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi yang tercantum dalam
surat tersebut.
Apresiasi
Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Inspiratif merupakan program yang
dilaksanakan oleh Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga
Kependidikan ( Direktorat KSPSTK) yang bertujuan untuk memberikan Apresiasi
kepada Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah yang telah menerapkan pembelajaran
berdiferensiasi. Dalam rangka mendukung program tersebut, salah satu rangkaian
kegiatan yang akan dilaksanakan adalah Wawancara Daring Kandidat Kepala Sekolah
dan Pengawas Sekolah Inspiratif 2022 (link zoom meeting sedang dipersiapkan)
pada tanggal 9 s.d. 12 November 2022.
Bapak Dr.Ujang Syarief Hidayat,M.Pd dinyatakan Lolos dengan
karya inovasi “STRATEGI
“DAMLESSCO” MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH BINAAN:. Beliau
adalah sosok pengawas Disdik kabupaten Sukabumi yang inovatif,kreatifdan dan
motivator bagi guru-guru dan kepala sekolah yang ada di Kabupaten Sukabumi.
Banyak Raihan penghargaan dan prestasi yang sudah beliau torehkan dalam dunia Pendidikan.
Sukabumi, 30 Oktober 2022. Guru sebagai pendidik profesional memiliki peranan yang sangat penting dalam
meningkatkan mutu pembelajaran yang bermuara pada peningkatan mutu lulusan.
Efektififitas penyelenggaraan pendidikan sangat terkait erat dengan keberhasilan
guru dalam melakukan pendampingan terhadap peserta didik. Program Pendidikan
Guru Penggerak (PPGP) merupakan salah satu langkah strategis Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan
Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) dalam upaya menggerakkan ekosistem pendidikan
serta stimulator dan mediator berbagai praktik baik yang dilakukan guru.
Program Guru Penggerak adalah
suatu wadah yang disediakan oleh pemerintah, agar guru-guru di
negeri ini berada dalam sebuah komunitas belajar. Ini bukanlah program bim
salabim asal jadi,namun sudah direncanakan dengan matang dan pendidikan yang
berbasis teknologi di area kerja dimana kedepannya tercipta pemimpin-pemimpin
sekolah yang berkualitas dan bermutu.
Pemimpin sekolah, dalam
berbagai literatur, disebut berperan besar dalam menentukan keberhasilan
sekolah karena ia mempunyai tanggungjawab dalam mensinergikan berbagai elemen
di dalamnya. Seorang pemimpin sekolah yang berkualitas akan mampu memberdayakan
seluruh sumber daya di ekosistem hingga dapat Bersatu pada menumbuhkan
murid-murid yang berkembang secara utuh, baik dalam rasa,karsa dan ciptanya.
Tak dipungkiri, pemimpin sekolah merupakan salah satu actor kunci dalam
terwujudnya Profil Pelajar Pancasila.
Sabtu, 29 Oktober 2022,
bertempat di SMA Negeri Cikakak digelar kegiatan Lokakarya 1 Pendidikan Guru
Penggerak Angkatan 6 Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Balai Besar
Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Barat. Kegiatan Lokakarya tersebut di buka
oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Bapak Muhammad Solihin,S.Pd,.M.M.Pd.
tepat pukul 08.00 WIB.
Kegiatan Lokakarya 1 selain
dihadiri oleh tim dari BBGP Provinsi Jawa Barat beserta satkernya, juga
dihadiri oleh para Calon Guru Penggerak (CGP) Program Guru Penggerak Angkatan 6
Kabupaten Sukabumi yang berjumlah 185 guru-guru hebat yang didampingi oleh para
Pengajar Praktik (PP) sebanyak 41 orang. Kegiatan pembukaan lokakarya 1 berlangsung
kurang lebih 45 menit, tepat pukul 09.00 para CGP dan PP masuk dalam
kelas-kelas sesuai dengan pembagian kelas dimana 3 orang PP didampingi para
CGPnya. Saya_PP_117 Iwan Sumantri dengan para CGP 1) Ruslan SDN 1 Cigintung;2)
Samsudin SDN Sempurcagak; 3) Anita SLB PGRI Gegerbitung; Heri Ashari SMPN 1
Gunungguruh, bersama PP_ 141_Siti Djulaiha dengan para CGP 1) Sri Nuraeni SDN
Pasirreungit; 2) Sulaeman SDN Pasirdoton; 3) Asep Awalaudin SDN Cidadap; 4) Nia
Iriani SDN Bojonglongok; 5) Fiqri Hasan SMAN 1 Parakansalak, dan PP_Riskanti
Evasari dengan para CGP 1) Bagus Nurjaman SDN 6 Gunungguruh; 2) Irman Nurahman
SMPN 1 Cikembar; 3) Melly Safriani SMPN 2 Gununggguruh; 4) Sity Farah
Nurfarihah SMKN 1 Gunungguruh tergabung di kelas H.
Cibadak, 30 Oktober 2022. Dua
hari sudah kegiatan Pendampingan Individu (PI) ke-1 sudah berlalu,sesuai dengan
jadwal yang dipersyarat oleh BBGP Provinsi Jawa Barat di Program Pendidikan
Guru Penggerak (PPGP) dimulai tanggal, 24 sd 28 Oktober 2022.Alhamdulilah saya
selaku pendamping CGP yang memiliki peran untuk melakukan pendampingan individu, memfasilitasi
lokakarya, mengevaluasi dan memberi umpan balik kepada Calon Guru Penggerak,
membuat laporan capaian perkembangan Calon Guru Penggerak, serta memfasilitasi
proses refleksi dan membuat rencana tindak lanjut (RTL).
Rencana Tindak Lanjut (RTL) dibutuhkan sebagai
implementasi kegiatan yang berkelanjutan. RTL merupakan panduan untuk
keberlangsungan dan keberlanjutan suatu program tak terkecuali Program Pendidikan
Guru Penggerak. Dengan adanya RTL akan memudahkan Pengajar Praktik dan Calon
Guru Penggerak dalam implementasi
program ke depannya. Bukan saja terkait bentuk-bentuk program lanjutan,
melainkan juga bentuk-bentuk intervensi pihak lain untuk menyelenggarakan
program sejenis.
Penyusunan RTL membutuhkan
perencanaan yang matang, dimana RTL yang baik sesuai dengan program yang
berdasarkan pada potensi dan kekuatan yang dimiliki. Disamping itu, membutuhkan
juga pertimbangan aset ilmu yang telah dimiliki oleh Pengajar Praktik Guru
Penggerak dan yang akan dikembangkan di sekolah ataupun komunitasnya. Termasuk
di dalamnya adalah sumber daya manusia sebagai aset untuk koordinasi dan
kolaborasi.
Selama pendampingan Individu I yang sudah saya lakukan
terhadap para CGP sesuai tema pendampingan individu 1 yaitu Refleksi Awal
Kompetensi Guru Penggerak, dimana kami focus pada tujuan dan hasil diskusi
yaitu 1) Diskusi
tantangan belajar daring selama kurang lebih satu bulan yang lalu; 2) Refleksi
penerapan Perubahan kelas sesuai dengan
pemikiran Ki Hajar dewantara; 3) Diskusi pembuatan kerangka portofolio digital
sesuai dengan panduan; 4) Diskusi peta posisi diri dan rencana dalam kompetensi
guru penggerak.
Diskusi Bersama KS dan CGP di SDN Cigintung (foto Dok Pribadi)
Diskusi Bersama KS dan CGP di SDN Sempurcagak (foto Dok Pribadi)
Hasil dari intrumen
pendampingan individu I, saya juga meencatat dan perlu diperhatikan untuk
pendampingan berikutnya yang juga saya catatkan ke jurnal komunikasi yang perlu
diketahui fasilitator, yaitu 1) masih adanya kekwatiran kepala sekolah pada CGP
Ketika CGP lulus menjadi GP kemudian mutase kesekeloh lain (terutama guru
honor); 2) Rancangan Isi Portofolio Digital masih belum sesuai
dengan panduan dan perlu pembimbingan kedepannya; 3) CGP atas nama Bu
Anita,S.Pd ini sekarang sudah diangkat menjadi Kepala Sekolah dan di SK kan
pada bulan Oktober 2022; 4) Dalam aksi nyata di setiap modul ada/tidak bisa
optimal dalam penerapannya, karena siswanya tidak seperti siswa pada umumnya;
5) CGP atas nama Heri Ashari,S.Pd, dulu Ketika mendaftar menjadi CGP bertugas di
SMP Negeri 4 Satu Atap Gegerbitung, seiring dengan perjalanan waktu, CGP
tersebut berpindah tugas mengajarnya karena tergeser oleh guru baru PPPK yang
diangkat, sehingga CGP tersebut tidak kebagian jam mengajar di SMPN 4 tersebut,
yang pada akhirnya mutasi mengajar di SMPN 1 Gunungguruh, sehingga setiap
aksinyata yang dilakukan/dilaksanakan di SMPN 1 Gunung Guruh; 6) Pada saat
pendampingan I kepala sekolah tidak bisa mendamping, karena sedang ada
keperluan lain yang lebih penting dan digantikan oleh Wakasek Kurikulum.
Ada Yang Beda Antara Calon Guru Penggerak dengan Guru Lainnya
Oleh: Guru Ataya _PP 117
Cibadak, 21 Oktober 2002. Salam dan Bahagia, kali ini guru Ataya akan mencoba berbagi tentang Program Guru Penggerak calon guru penggerak angkatan 6 kabupaten Sukabumi. Program Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 6 bulan bagi calon Guru Penggerak.
Lebih dari satu bulan PGP angkatan 6 sudah berjalan. Setelah Lokakarya Orinentasi, mulai tanggal 19 sd 28 Oktober 2022 para CGP memasuki kegiatan Pendampingan Individu (PI) tahap 1. Pendampingan individu dilakukan untuk membantu individu mengimplementasikan pengetahuan dan pemahaman konsep yang diperoleh secara daring dan lokakarya sehingga CGP mampu merefleksi, berbagi dan berkolaborasi. Membantu CGP mencapai kematangan moral, emosional dan spiritual sehingga dapat berprilaku sesuai kode etik bersama para Pengajar Praktik (PP).
Salah satu skenario dalam pendampingan individu (PI) 1 adalah Pembuatan kerangka
portofolio digital dengan waktu kurang lebih 60 menit. Portoofolio digital yang akan dibuat oleh CGP berdasarkan panduan. Untuk mengetahui kerangka
porthofolio digital yang dibuat oleh CGP, bisa dilakukan dengan diskusi dan pembimbimngan terkait
pembuatan kerangka portofolio digital. Berikut beberapa pertanyaan pemantik dalam PI 1 untuk
mengali informasi dari CGP yang perlu di persiapkan.
Media/Platform
apa yang akan Bapak/Ibu gunakan untuk membuat portofolio digital?
Komponen apa saja
yang akan dituangkan ke dalam portofolio digital?
Seperti apa
bentuk penyajian portofolio digital yang akan Bapak/Ibu buat?
Proses
pembelajaran dalam Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) merupakansebuahperjalananpanjang.Dalam kurun waktu enambulan kedepan, CalonGuruPenggerak(CGP),dengan didampingi fasilitator, instruktur dan pengajar praktik akan melewati berbagaitahapan. Pada setiap
tahapannya terdapat banyak pengalaman dan pelajaran yang dipetik,baik daripembelajarandaring,lokakaryamaupunpendampinganindividu.Seluruhhasilprosestersebutsudahdiintegrasikandalamsebuahsistempembelajaran(LearningManagementSystem/LMS).Namundemikian,aksesuntukmembukaLMSterbatas, baik pada
pengguna maupun jangka waktunya. Untuk itu, diperlukan sebuahmedia yang menjadi sarana pendokumentasian
produk-produk terbaik yang dihasilkanoleh
setiap CGP agar dapat diakses dalam jangka waktu yang panjang, bahkan setelahhakmembukaLMSdihentikan.Dokumentasipembelajarantersebutberupamediaportofolio digital, yang dibuat melalui
Google Sites. Nantinya, portofolio digital ini jugadapatdigunakanuntukmendemonstrasikankompetensialumniPPGPkepadaparapemangkukepentinganterkait
Portofolio Digital memilikifungsiutamauntukmenunjukkankompetensidanpencapaianseseorangsekaligusperjalananpengembangandirinya.DalamkonteksPPGP,portofoliodigital dapat digunakan untuk
mendokumentasikan pencapaian yang telah didapat dariperjalanan enam bulanpendidikan,sertasaranauntukmencatatperkembangandirisebagaiseorangpemimpinpembelajaranyangsenantiasabelajarsepanjanghayat.Portofolio ini juga dapat membantu
pihak-pihak yang terkait dengan proses rekrutmendalamperjalanankarir alumniPPGP.
Untukdapatberfungsidenganmaksimal,portofolio digital tersebutharusmencantumkanbeberapaitem (sesuai panduan) yaitu:
a) Profil Guru Penggerak
Profil ini dapatdibuatdalambentukvideo,gambar,atautampilanslideyangmenggambarkandiriGuruPenggerak(GP)secararingkas.Dalamprofilini,GPmenyatakankesiapannyasebagaipemimpinpembelajaran.Komponenprofilinimeliputi:
Cantumkan tiga artefak atau karya terbaik yang mewakili
modul paket 1 (perubahandiri),
paket 2 (perubahan di kelas) dan paket 3 (perubahan tingkat sekolah). Karyaterbaik dapat dipilih dari hasil penugasan
demonstrasi kontekstual maupun aksinyata. Selainitu,CGPdapatmenambahkanbeberapaitemlaindalamportofolio digitalnya nya,misalnya:
b)Sertifikasi
dan Pendidikan, meliputi daftar kursus atau program sertifikasi yangAndaikutidalamrangkapengembangandirisebagaipendidik,misalnyadariGoogleforEducation, Coursera,ataupenyedialayananlainnya.
c) Umpanbalikdarirekansejawat,kepalasekolah,murid,maupunorangtuaterkaitperanAndasebagaipendidik.
Informasi bagaimana membuat portofolio digital bisa dilihat dari panduan dibawah ini:
Untuk langkahsingkatpembuatanportofoliodigitaldenganGoogleSites bisa disimak video dibawah
ini :
Nah, setelah menyimak dan membuat portofolio digital, sekarang jelas sekali perbedaan antara calon guru penggerak (CGP) dengan guru lainnya, yaitu semua aktifitas CGP semuanya terdokumentasikan di portofolio digitalnya, untuk guru lainnya belum tentu.
Selamat beraktifitas dan terus menginspirasi guru lain.