Wednesday, September 23, 2026

Satu Jabatan Pergi Satu Harapan Datang

Catatan Haru dari Pisah Sambut Kepala SMPN 3 Cibadak

Oleh: Guru Ataya (Iwan Sumantri)

Cibadak, 23 September 2026. Guru Ataya, ada pertemuan yang menghadirkan kebahagiaan, ada pula perpisahan yang meninggalkan kenangan. Namun, ada saat ketika keduanya hadir bersamaan: ketika sebuah kepemimpinan berakhir dan kepemimpinan baru dimulai.

Suasana penuh haru, hangat, dan kekeluargaan terasa di SMP Negeri 3 Cibadak pada Selasa, 22 September 2026. Sekolah menggelar acara Pisah Sambut Kepala Sekolah, dari Bapak H. Samirin, S.Pd., M.Pd. kepada Kepala Sekolah definitif yang baru, Bapak Subhan Taofik, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar SMPN 3 Cibadak. Bukan hanya sebuah acara seremonial pergantian kepala sekolah, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenang perjalanan, mengucapkan terima kasih, mempererat silaturahmi, serta menyambut masa depan dengan semangat baru.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Pengawas Pembina, Ketua MKKS SMP Kabupaten Sukabumi, tamu undangan dari SMPN 2 Cisaat, para guru dan tenaga kependidikan SMPN 3 Cibadak, serta siswa-siswi SMPN 3 Cibadak.

Dari Doa hingga Ayat Suci Al-Qur'an

Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Anan Daros, S.Pd.

Nuansa religius semakin terasa ketika lantunan ayat suci Al-Qur'an dibacakan oleh Salman Ketas, siswa kelas 8B, dengan Faiza Zahira H., kelas 8B, sebagai saritilawah.

Lantunan ayat suci tersebut seakan menjadi pengingat bahwa setiap pergantian dalam kehidupan adalah bagian dari perjalanan yang harus disyukuri dan dijalani dengan penuh keikhlasan.


H. Samirin: Sebuah Perjalanan yang Akan Selalu Dikenang

Tibalah pada salah satu momen yang paling ditunggu sekaligus mengharukan, yaitu sambutan dan kata-kata dari Kepala Sekolah lama, Bapak H. Samirin, S.Pd., M.Pd.

Selama menjalankan amanah sebagai pimpinan SMPN 3 Cibadak, banyak cerita, pengalaman, kebersamaan, dan dinamika yang telah dilalui bersama.

Hari itu, kata-kata yang disampaikan bukan sekadar sambutan. Ada pesan, kesan, rasa terima kasih, dan kenangan yang terangkai menjadi satu.

Sebab dalam sebuah perjalanan kepemimpinan, yang paling lama tinggal bukanlah jabatan, melainkan jejak kebaikan yang pernah ditanamkan.

Perpisahan dengan seorang pemimpin bukan berarti berakhirnya hubungan. Bisa jadi, ia hanyalah perpindahan tempat untuk melanjutkan pengabdian dengan cara dan ruang yang berbeda.

Baca Juga:


Seni S3 Menghangatkan Suasana

Suasana kemudian mencair melalui penampilan seni dari Tim S3 yang membawakan tarian “Asmara Putri Kirani.”

Kreativitas dan talenta siswa menjadi bagian penting dalam acara tersebut. Penampilan seni bukan sekadar hiburan, tetapi juga menunjukkan bahwa sekolah bukan hanya tempat untuk belajar ilmu pengetahuan, melainkan tempat tumbuhnya karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri generasi muda.


Menyambut Pemimpin Baru

Setelah suasana penuh kenangan, perhatian kemudian tertuju kepada sosok yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di SMPN 3 Cibadak, Bapak Subhan Taofik, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya sebagai kepala sekolah baru, beliau menyampaikan pesan dan harapan untuk perjalanan SMPN 3 Cibadak ke depan.

Pergantian pemimpin selalu membawa energi baru. Namun, energi tersebut tentu akan menjadi lebih kuat apabila didukung oleh kebersamaan seluruh warga sekolah.

Kepala sekolah boleh berganti.

Namun semangat untuk memajukan sekolah harus tetap menyala.

Guru tetap mengajar dengan hati.
Tenaga kependidikan tetap memberikan pelayanan terbaik.
Siswa terus belajar dan berprestasi.
Dan seluruh keluarga besar sekolah berjalan bersama menuju tujuan yang sama.

Pesan dari Pengawas Pembina

Acara semakin bermakna dengan sambutan dari Pengawas Pembina, Bapak Dr. H. Ujang Syarif Hidayat, S.Pd., M.Pd.

Sebagai bagian dari pembinaan satuan pendidikan, pesan dan arahan beliau menjadi bekal penting bagi keluarga besar SMPN 3 Cibadak dalam menyongsong kepemimpinan yang baru.

Pergantian kepala sekolah pada hakikatnya adalah bagian dari dinamika organisasi pendidikan. Yang terpenting adalah bagaimana estafet tersebut dapat diteruskan dengan semangat kolaborasi dan komitmen untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.

“Ronggeng Nyetrik”, Ketika Seni Menjadi Perekat Kebersamaan

Kemeriahan kembali hadir melalui penampilan seni tari Jaipong “Ronggeng Nyetrik” oleh Tim S3.

Gerak tari, musik, dan ekspresi para penampil menghadirkan suasana yang begitu hidup.

Di tengah acara yang sarat dengan pesan dan kenangan, seni menjadi bahasa universal yang mampu mencairkan suasana dan mempertemukan semua orang dalam kegembiraan.

Pesan dari SMPN 2 Cisaat dan MKKS Kabupaten Sukabumi

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Bapak Ridwanullah, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SMPN 2 Cisaat sekaligus Ketua MKKS SMP Kabupaten Sukabumi.

Kehadiran keluarga besar SMPN 2 Cisaat menjadi bukti bahwa hubungan antarsatuan pendidikan tidak berhenti pada urusan kedinasan, tetapi juga tumbuh melalui silaturahmi dan kebersamaan.

Pesan yang disampaikan menjadi bagian dari doa dan harapan agar kepemimpinan baru di SMPN 3 Cibadak dapat membawa semangat positif bagi kemajuan sekolah.



Sepatah Kata dari Guru Senior

Sebagai perwakilan guru, Guru Ataya mendapat kesempatan menyampaikan sambutan dalam acara tersebut.

Sebagai seorang guru yang telah cukup lama menjadi bagian dari perjalanan SMPN 3 Cibadak, pergantian kepala sekolah selalu menghadirkan perasaan yang tidak sederhana.

Ada rasa kehilangan ketika harus melepas seorang pemimpin yang selama ini bersama-sama menjalani berbagai dinamika sekolah.

Namun, ada pula keyakinan bahwa setiap pergantian adalah bagian dari perjalanan menuju babak berikutnya.

Guru Ataya menyampaikan bahwa jabatan boleh berganti, tetapi pengabdian tidak boleh berhenti.

Seorang kepala sekolah mungkin berganti, tetapi rumah besar bernama SMPN 3 Cibadak harus tetap berdiri dengan semangat yang sama: memberikan pendidikan terbaik, membangun karakter peserta didik, dan terus bergerak menuju sekolah yang semakin maju.

Karena pada akhirnya, sekolah bukan milik satu kepala sekolah.

Sekolah adalah rumah bersama.

Ketika Suara Siswa Berbicara dari Hati

Salah satu bagian yang tidak kalah mengharukan adalah sepatah kata dari perwakilan siswa, yang disampaikan oleh M. Nazrul Saefudin, siswa kelas 9F.

Jika orang dewasa berbicara tentang kepemimpinan dari sudut pandang tugas dan tanggung jawab, siswa berbicara dari sisi yang berbeda: dari pengalaman mereka merasakan sosok kepala sekolah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari di sekolah.

Suara siswa menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan, perhatian, dan keteladanan seorang pemimpin pada akhirnya bermuara kepada mereka—anak-anak yang sedang tumbuh dan menyiapkan masa depan.

“Ibarat Raheut”, Lagu Sunda yang Menyentuh Hati

Suasana haru kembali terasa ketika Rizky Syahran, siswa kelas 7A, membawakan lagu Sunda “Ibarat Raheut.”

Alunan lagu Sunda tersebut seakan menjadi latar yang sempurna bagi sebuah acara perpisahan.

Ada kenangan yang tidak mungkin diulang.

Ada kebersamaan yang tidak mungkin kembali persis sama.

Namun kenangan itu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan.

Komite: Bersama Menjaga Sekolah

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Ade Muhammad Drajat selaku perwakilan Komite Sekolah.

Kehadiran komite dalam kegiatan tersebut semakin memperlihatkan bahwa pendidikan membutuhkan sinergi. Sekolah, orang tua, komite, dan masyarakat harus berjalan dalam satu irama untuk memberikan ruang tumbuh terbaik bagi peserta didik.

Paskibra dan Penyerahan Cenderamata

Menjelang akhir acara, penampilan Paskibra SMPN 3 Cibadak turut memberikan warna tersendiri.

Kedisiplinan, kekompakan, dan ketegasan para anggota Paskibra menjadi simbol semangat generasi muda sekolah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan kepada kepala sekolah lama. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Kang Dani.

Sebuah cenderamata mungkin sederhana bentuknya, tetapi maknanya jauh lebih besar: sebagai tanda bahwa pernah ada kebersamaan, pernah ada pengabdian, dan pernah ada perjalanan yang dilalui bersama.

Suara Ultras Kuda Hitam Menggema

Menjelang pentupan acara, Ultras Kuda Hitam S3 beraksi. Ibarat Suporter pertandingan derbi, Ultras Kuda Hitam memberikan suara dan yel-yel menamnabh suasana pisah sambut menjadi lebih bergairah dan semangat persaan dari sedih menjadi kebahagian untuk menyongsong masa depan SMPN 3 Cibadak menjadi lebih berprestasi dan lebih baik.


Musafahah: Sebuah Penutup yang Penuh Makna

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan musafahah dan ramah tamah.

Satu per satu tangan berjabat.

Senyum bertemu senyum.

Ada mata yang mungkin menahan haru.

Ada kata-kata yang tidak sempat terucap.

Namun semuanya seolah terangkum dalam satu pesan sederhana:

“Terima kasih atas kebersamaan yang telah diberikan, dan selamat melanjutkan perjalanan di tempat pengabdian yang baru.”

Sementara kepada Bapak Subhan Taofik, S.Pd., M.Pd., selamat datang dan selamat menjalankan amanah di SMPN 3 Cibadak.

Semoga kepemimpinan baru membawa semangat baru, gagasan baru, dan semakin memperkuat kebersamaan seluruh warga sekolah.

Pergantian Bukan Akhir, tetapi Awal Perjalanan Baru

Hari itu, SMPN 3 Cibadak bukan sekadar menyelenggarakan sebuah acara pisah sambut.

Hari itu, sebuah cerita ditutup dengan penuh penghormatan, dan cerita baru dibuka dengan penuh harapan.

Pak H. Samirin meninggalkan jejak.
Pak Subhan Taofik melanjutkan langkah.
Dan keluarga besar SMPN 3 Cibadak tetap berjalan bersama.

Sebab dalam dunia pendidikan, pemimpin boleh datang dan pergi, tetapi semangat mengabdi, mendidik, dan mencerdaskan anak bangsa harus terus hidup.

Selamat melanjutkan pengabdian, Bapak H. Samirin, S.Pd., M.Pd.

Selamat datang dan selamat mengemban amanah, Bapak Subhan Taofik, S.Pd., M.Pd.

Dari SMPN 3 Cibadak, untuk pendidikan yang terus bergerak, bertumbuh, dan memberi makna. 

Salam Blogger !



2 comments:

  1. Bener yang bapak katakan bahwa jabatan boleh berganti, tetapi pengabdian tidak boleh berhenti. Dan Slemoga S3 semakin maju dan keluarga S3 diberikan kesehatan dan kemudahan dalam segala hal terutama dalam mendidik putra-putri terbaik yang dititipkan di S3

    ReplyDelete
  2. Sukses untuk pa iwan, selalu memberikan inspirasi positif

    ReplyDelete