Dari Ruang LDKS Lahir Pemimpin Masa Depan: 60 Kader OSIS dan MPK SMPN 3 Cibadak Ditempa Menjadi Generasi Tangguh, Berkarakter, dan Berprestasi
Oleh: Guru Ataya (Iwan Sumantri)
Kegiatan
yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB ini dibuka secara
resmi oleh Kepala SMPN 3 Cibadak, H. Samirin, S.Pd., M.Pd. Dalam
sambutannya, beliau menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar kemampuan
memimpin organisasi, melainkan juga kemampuan memberi teladan, mengambil
keputusan dengan bijaksana, serta memiliki integritas dan kepedulian terhadap
sesama.
Beliau
mengajak seluruh peserta untuk menjadikan LDKS sebagai momentum membangun
karakter dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu menghadapi
tantangan zaman. Menurutnya, pemimpin yang hebat tidak lahir secara instan,
tetapi dibentuk melalui proses belajar, pengalaman, kedisiplinan, dan kemauan
untuk terus berkembang.
Rangkaian materi yang disajikan selama kegiatan dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi kepemimpinan yang utuh. Materi Kepemimpinan disampaikan langsung oleh H. Samirin, S.Pd., M.Pd., yang mengupas pentingnya visi, tanggung jawab, komunikasi, dan keteladanan dalam memimpin sebuah organisasi.
Suasana
kemudian semakin hidup saat sesi Game Edukasi dan Motivasi yang dipandu
oleh Iwan Sumantri, S.Pd. Melalui berbagai permainan kolaboratif dan
aktivitas reflektif, peserta diajak mengasah kemampuan bekerja sama, membangun
kepercayaan, meningkatkan kreativitas, sekaligus memahami bahwa setiap
tantangan dapat menjadi sarana untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Materi
berikutnya mengenai Resiliensi disampaikan oleh Annisa Nurfauzia,
S.Pd. Peserta diajak memahami pentingnya memiliki daya lenting dalam
menghadapi kegagalan, tekanan, maupun perubahan. Resiliensi dipandang sebagai
bekal penting bagi seorang pemimpin agar mampu bangkit, berpikir positif, serta
tetap fokus dalam mencapai tujuan organisasi.
Dalam
sesi Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dipandu oleh Danie Darmawan,
peserta dilatih mengenai kedisiplinan, kekompakan, konsentrasi, serta kepatuhan
terhadap komando. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan fisik, tetapi juga
membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab sebagai modal utama seorang
pemimpin.
Sebagai penutup, peserta mendapatkan materi Character Building dari Risnandar Kurnia Ilahi, S.Pd. Materi ini mengajak peserta memahami bahwa prestasi yang tinggi harus selalu dibangun di atas fondasi karakter yang kuat, seperti kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, kerja keras, dan semangat melayani.
Kegiatan
LDKS tahun ini semakin istimewa dengan kehadiran para alumni OSIS dan MPK
dari berbagai angkatan yang pernah mengemban amanah sebagai pengurus organisasi
sekolah. Kehadiran mereka menjadi inspirasi sekaligus bukti bahwa pengalaman
berorganisasi di SMPN 3 Cibadak mampu menjadi bekal berharga dalam melanjutkan
pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat. Melalui sesi berbagi pengalaman,
para alumni memberikan motivasi kepada peserta agar berani bermimpi, terus
belajar, serta menjaga nama baik almamater.
Selama
kegiatan berlangsung, suasana penuh semangat, antusias, dan kekeluargaan begitu
terasa. Peserta aktif berdiskusi, bekerja sama dalam berbagai aktivitas
kelompok, serta menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Nilai-nilai
kepemimpinan, disiplin, komunikasi, kolaborasi, dan kepedulian ditanamkan
melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.
Melalui
penyelenggaraan LDKS ini, SMPN 3 Cibadak kembali menunjukkan komitmennya dalam
mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi
juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, serta
ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
LDKS
bukan sekadar agenda tahunan organisasi siswa, melainkan investasi pendidikan
karakter yang akan melahirkan calon-calon pemimpin masa depan. Dari ruang-ruang
pembelajaran seperti inilah akan lahir generasi yang mampu membawa perubahan
positif, menginspirasi lingkungan sekitarnya, dan menjadi kebanggaan sekolah,
keluarga, bangsa, serta negara.
"Pemimpin
sejati bukanlah mereka yang paling banyak memberi perintah, melainkan mereka
yang mampu memberi teladan, menggerakkan, dan menginspirasi orang lain untuk
tumbuh bersama menuju kebaikan."

.jpeg)
.jpeg)
No comments:
Post a Comment