Showing posts with label @KampusGuruCikal. Show all posts
Showing posts with label @KampusGuruCikal. Show all posts

Sunday, December 13, 2020

Guru Ataya di TPN 2020

Guru Ataya di TPN 2020

Oleh: Iwan Sumantri

Cibadak - 13 Desember 2020. Alhamdulilah dan bersyukur hari ini guru ataya bisa tampil menjadi pembicara diantara #1000 pembicara di TPN (Temu Pendidik Nusantara) VII tahun 2020. 

Temu Pendidik Nusantara VII hadir melanjutkan estafet pergerakan pendidikan dari Temu Pendidik Nusantara sebelumnya. 
Temu Pendidik Nusantara mengusung semangat kolaborasi dalam ekosistem pendidikan yang sangat kompetitif. Alih-alih bersaing, guru, sekolah/madrasah, dan dinas pendidikan hadir #BelajarDiTPN7 untuk berbagi praktik baik bersama #1000Pembicara, mengembangkan kompetensi, menjalin proyek kolaborasi dan merintis karier. Hadir bukan hanya untuk memperbaiki diri, tapi untuk berjuang bersama melakukan perubahan pendidikan Indonesia.

Dari hasil ikut serta jadi peserta WIT (Wardah Inspiring Teachers) 2020 dan lolos kurasi penulisan Praktik Baik yang merupakan tantangan akhir WIT 2020. Akhirnya Guru Ataya bisa berbagi dan sharing tentang praktik baik yang sudah dibuatkan.

Banyak hal dan kompetensi yang didapat dari WIT 2020, salah satunya adalah bisa tampil jadi pembicara di TPN VII 2020.

Bertikut praktik baik Guru Ataya hasil kurasi tim WIT 2020 dan rekaman video guru ataya ketika live di youtube:





Link Youtubenya ada disini 

Link TPN 7


Link MPI OMAT


Link WIT 2020

@KampusGuruCikal
@WardahInspiringTeachers
#BelajarDITPN7






Tuesday, December 8, 2020

Yuk Ikutan TPN 7 2020

 Yuk Ikutan TPN 7 2020

Oleh: Iwan Sumantri

Sukabumi-8 Desember 2020. Disela-sela kesibukan seorang guru untuk mengolah dan memverifikasi nilai siswa di semester 1 setelah melaksanakan PAS (Penilaian Akhir Semester) Guru Ataya mencoba dan mengajak guru-guru di negeri ini untuk ikut berpartisipasi dan menjadi bagian penting di kegiatan konferensi tahunan guru dari seluruh nusantara yang diberi nama Temu Pendidik Nusantara (TPN). Tahun 2020 sudah memasuki tahun ke-7 TPN ini. Nah secara kebetulan Guru Ataya menjadi bagian di TPN 7 tahun ini, Alhamdulilah Guru Ataya akan menjadi pembicara di kelas Kemerdekaan melalui jalur WIT 2020. Cek nama 1000 pembicara ada disini.

Apa itu TPN? 

Sudah enam kali Temu Pendidik Nusantara hadir menjadi ruang bagi para pendidik untuk berbagi praktik baik. Tahun lalu, 1000 guru dari lebih 150 daerah hadir dan berjumpa rekan seperjuangan. 

Tahun ini, Temu Pendidik Nusantara VII hadir terlambat karena hampir sepanjang tahun kita fokus pada membantu guru dan sekolah/madrasah melakukan pembelajaran jarak jauh. Kita membantu melalui sejumlah program seperti Kerja Barengan Lawan Corona, Bantu Kuatkan Guru, Wardah Inspiring Teacher dan Sekolah Lawan Corona.
 

Topik Teknologi untuk Masa Depan yang diluncurkan pada TPN VI menemukan relevansinya. Teknologi yang awalnya untuk masa depan, ternyata telah dipraktikkan pada pembelajaran saat ini. Kita memikirkan ulang pembelajaran “normal” yang fokus pada target menjadi pembelajaran merdeka belajar yang fokus pada kebutuhan murid melalui teknologi yang adaptif.
 

Meski terlambat, TPN VII menjadi momen yang tepat bagi kita menandai dan merayakan praktik baik pembelajaran dan kepemimpinan yang terbukti efektif mengatasi tantangan COVID-19. Tidak tanggung-tanggung, TPN VII akan menghadirkan 1000 pembicara dari penjuru nusantara untuk saling berbagi praktik baik pembelajaran dan kepemimpinan. 

Temu Pendidik Nusantara VII memang hadir secara virtual, namun kami berharap rekan-rekan tetap bisa berinteraksi secara akrab. Lebih dari itu, TPN VII hadir dengan teknologi yang memungkinkan bapak/ibu untuk merdeka dalam belajar, aktif berkolaborasi, mengembangkan kompetensi, dan proaktif meniti karier.
 

Saat menghadiri Temu Pendidik Nusantara VII, rekan-rekan akan disambut pemandu pada panggung utama yang mengajak rekan-rekan untuk terlibat aktif serta menjelaskan kelas dan aktivitas yang bisa diikuti. Silakan ikuti berbagai kelas yang akan dipandu dan diisi oleh guru dan pemimpin merdeka belajar dari berbagai daerah. 


Tak hanya belajar melalui sejumlah kelas, rekan-rekan juga dapat menyaksikan pameran karya guru dan pameran program sekolah. Harapannya, rekan-rekan bisa terinspirasi melalui karya dan program tersebut kemudian melakukan penerapan secara mandiri atau dengan berkolaborasi.
 

Temu Pendidik Nusantara VII hadir lebih beragam, lebih praktis dan lebih berdampak!

Dalam program Temu Pendidik Nusantara VII di Sekolah.mu ini akan mengajak Bapak Ibu berpetualang melewati beberapa misi antara lain mengenal apa itu Temu Pendidik Nusantara, dan bagaimana mengikuti Temu Pendidik Nusantara VII ini hingga akhirnya Bapak, Ibu bisa memahami TPN dan mengikuti TPN VII di tautan-tautan yang kami informasikan di program ini.

TPN VII merupakan konferensi tahunan guru dari seluruh nusantara berbagi praktik baik pembelajaran dam kepemimpinan merdeka belajar bersama #1000pembicara.




Ada Apa di Temu Pendidik Nusantara ( TPN) VII ?

Temu Pendidik Nusantara VII hadir melanjutkan estafet pergerakan pendidikan dari Temu Pendidik Nusantara sebelumnya. 
Temu Pendidik Nusantara mengusung semangat kolaborasi dalam ekosistem pendidikan yang sangat kompetitif. Alih-alih bersaing, guru, sekolah/madrasah, dan dinas pendidikan hadir #BelajarDiTPN7 untuk berbagi praktik baik bersama #1000Pembicara, mengembangkan kompetensi, menjalin proyek kolaborasi dan merintis karier. Hadir bukan hanya untuk memperbaiki diri, tapi untuk berjuang bersama melakukan perubahan pendidikan Indonesia.



Pandemi COVID-19 memaksa kita memikirkan ulang praktik pembelajaran yang “normal”. Peran teknologi yang dibayangkan akan terjadi di masa depan, hadir dalam pembelajaran di masa kini. Sejumlah guru dan sekolah telah melakukan inovasi pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan beragam teknologi yang relevan.

Bukan tentang kecanggihan teknologinya, tapi tentang pilihan teknologi yang memanusiakan hubungan, memahami konsep, membangun keberlanjutan, memilih tantangan dan memberdayakan konteks untuk menyelenggarakan pembelajaran yang merdeka belajar.



Seperti apa kegiatan belajar di TPN 7? Bagaimana Alur Belajar di TPN 7? Bagaimana Susunan Acara di TPN 7? Pilihan Kelas Apa saja yang ada di TPN 7? Bagaimana Pameran Hasil Karya Guru dan Pameran Program Sekolah? simak saja semuanya ada disini

Bagaimana Menjadi Peserta TPN 7 ?

Ibu dan Bapak berminat menjadi peserta dan bagian di TPN 7? Mudah sekali, ibu bapak punya acount di platform sekolah.mu kemudian akses TPN 7 melalui link ini , pelajari secara detail.

Berikut bagaimana alur menjadi peserta di TPN 7 ?



Bagaimana Cara Daftar dan buat acount di sekolahmu:



Untuk Guru Kota/Kabupaten Sukabumi Ingin Ikut TPN 7 Secara Gratis?

BANYAK INSPIRASI..!!!
KERREENN..!!!
WOOWW...!!!

3 kata ini yang banyak keluar dari peserta Temu Pendidik Nusantara (TPN) setiap tahunnya. 
Dan tahun ini pun acara TPN akan digelar,  meskipun secara virtual namun tetap tidak mengurangi manfaatnya.

Sukabumi (kokab) mendapat kesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan Temu Pendidik Nusantara VII secara virtual dengan moda beasiswa (gratis) sebanyak 500 orang, yang akan dilaksanakan pada:

Hari/tanggal : Sabtu – Minggu, 12 – 13 Desember 2020
pukul : 07.00 s.d. 17.00 WIB

Syarat pendaftaran dengan moda beasiswa (gratis):
1. Mengisi form permohonan beasiswa dari tanggal 07 – 10 Desember 2020 melalui form: yang disediakan oleh pengurus KGBN Sukabumi
2. Kode Beasiswa akan dikirim melalui e-mail/WA pendaftar.
3. Mendaftarkan sebagai peserta TPN VII dari tanggal 07 – 11 Desember 2020 pada link https://www.sekolah.mu/program/temu-pendidik-nusantara-2020
4. Wajib mengikuti kegiatan TPN VII selama 2 hari berturut-turut.
5. Untuk konfirmasi pendaftaran dapat menghubungi:
  • a. Pengawas Madrasah: Urip Mulya No. HP 081284047325
  • b. Jenjang TK/RA (PAUD) dan SD/MI : Puji Rahayu No. HP 085703131308
  • c. Jenjang SMP/MTs: Depa Ridiana Pardiawati No. HP 085872101138
  • d. Jenjang SMA/MA/SMK : Andriani Lestari No. HP 085885548178

AYOOO... 
SEGERA DAFTAR 😉😉😉

500 pendaftar pertama akan mendapat kode beasiswa, yang artinya dapat mengikuti kegiatan TPN ini secara gratiss!! 😍😍😍.




Sumber Tulisan:
1) Platform Kampus Guru Cikal
2) Sekolah.mu
3) KGB Sukabumi

Friday, November 20, 2020

Penulisan Praktik Baik Pembelajaran Merdeka Belajar Ala Guru Ataya

Penulisan Praktik Baik Pembelajaran Merdeka Belajar Ala Guru Ataya

Oleh: Iwan Sumantri

Sukabumi- 20 November 2020. Sejak hasil kurasi tentang pembuatan Media Pembelajaran di WIT 2020 tahap 2 yang dilakukan melalui webinar  pada tanggal 9 November 2020 yang lalu saya sebenarnya sedikit pesimis, dan deg-degan karena peserta kurang lebih 503 guru-guru hebat di negeri ini.

Selang waktu seminggu, tepatnya 17 November 2020, saya buka email....ternyata ada pengumuman Tahap 3 WIT 2020. Alhamdulilah, MPI OMAT ala Guru Ataya bisa lolos ke tahap berikutnya. Dan akhirnya saya gabung dengan 242 guru dari berbagai media yang lolos kurasi tahap 2. Senang dan bahagia so pasti bergejolak dalam diri ini. Kenapa? Di grup ini kita akan dapat ilmu dan kompetensi tentang beragam media pembelajaran yang dibuat oleh guru-gurua inspiratif dan inovatif yang ada di negeri ini.

Program Penulisan Praktik Baik Pembelajaran Merdeka Belajar akan mampu memberikan pembekalan pada guru untuk menuliskan praktik baik pembelajaran yang sudah terbukti efektif  dan berhasil diimplementasikan. Kenapa harus dengan menulis? Karena menulis merupakan salah satu cara yang efektif untuk berbagi pengalaman dan inspirasai sesama rekan guru.

Dengan kemampuan menulsikan praktik baik pembelajaran, tentunya akan semakin banyka guru yang berbagi, semakin banyak guru mencoba praktik baik , semakin banyak guru yang berhasil, dan tentunya akan berimbas pada siswa untuk belajar lebih baik.

Aktifitas dalam pembelajaran praktik baik pembelajaran melalui platform sekolah.mu dimulai dari pra program, miuskonsepsi tentang menulis,mari menulis dengan menggunakan kerangka berpikir ATAP (Aawal-Tantangan-Aksi-Perubahan) membawa para peserta kearah penulisan praktik baik yang mudah dan membantu proses akhir tulisan praktik baik masing-masing peserta.












Hasil dari Pelatihan melalui platform SEKOLAHMU, saya buktikan dengan penulisan Praktik Baik Pembelajaran Merdeka Belajar yang saya lakukan dibawah ini, semoga ini bisa membantu berbagi untuk praktik baik bapak ibu guru lainnya dan berharap dengan praktik baik ini bisa merubah dan meningkatkan pembelajara para siswa kedepannya.



#KampusGuruCikal #PraktikBaik #GuruMerdekaBelajar

Monday, November 9, 2020

Webinar Praktik Baik: WIT 2020 Bukan ajang Kompetisi Tapi ajang asah Kompetensi Guru

Webinar Praktik Baik: WIT 2020 Bukan ajang Kompetisi Tapi  ajang asah Kompetensi Guru

Oleh: Iwan Sumantri


Sukabumi- 9 November 2020. Tepat pukul 17.00 Webinar 2 membuat media pembelajaran menghadirkan guru inspiratif  WIT 2019 dan dipandu oleh moderator yang piawai dan membuat suasana hidup ibu Tien Agustina seorang guru dari SMK yang mengajar mata pelajaran produktif.

Nara sumber yang hadir adalah srikandi-srikandi WTI 2019, ibu Anggi Rizkia Pustika seorang sosok ibu guru dari jenjang SD dan Ibu Dina Martha Indhaningrum seorang guru SMA yang mengajar bahasa Indonesia.

Ketiga srikandi dengan ramah,senyuman yang menawan dan penyampaian yang lugas bagaimana bercerita tentang praktik baik selama mengiktui ajang WIT 2019 dan KGB ( Komunitas Guru balajar) yang tentunya menginspirasi dan memberikan semangat serta motivasi bagi peserta webinar Paraktik Baik WIT 2020 yang jumlahnya setelah lolos kurasi membuat media pebelajaran sekitar 503 guru yang tersebar di berbagai daerah di negeri ini.






Berikut beberapa tanggapan (refleksi) para guru setelah mengikuti webinar tersebut yang saya rangkum melalui diskusi dan forum chat :

> Iwan Sumantri : mendapatka sesutu yang berharga, juara WIT 2020 bukan segala-galanya, yang penting ilmu yg disampaikan selama WIT 2020 harus berdampak pada guru dan siswa serta ling sekitar kita !

> Waah. Abis ikutan nyimak webinar dan baca-baca refleksi teman-teman. 

> Sangat inspiratif n memotivasi. Pembelajar sepanjang hayat...

> Alhamdulillah.. Terimakasih atas ilmu dan inspirasi nya🙏

> Terima kasih Tim WIT. Sungguh sangat menginspirasi Webinar tadi🙏👍🏽👍🏽

> Terimakasih TIM WIT ... Sangat bermanfaat. ALHAMDULILLAHIRABBIL ALAMIN

> Mengena banget...new insight...Terimakasih Tim WIT 2020 dan sekolahmu🙏👍👍👏👏

> Alhamdulillah WIT 2020...terimakasih udah memberikan kesempatan mendapatkan ilmu lagi dari para pembicara menginspirasi🤗🤗🥰

> Wit20 sebagai ajang asah kompetensi.

> Setelah mengikuti webinar ini saya mendapat inspirasi untuk mengasah kemampuan empati saya sebagai kunci guru merdeka belajar maka saya akan melakukan belajar mempaktikan 5M

> Jadi penasaran dan termotivasi pingin gabung KGB jogja

> Alhamdulillah terasa sangat terinspirasi sekali dengan pengalaman para pemateri tadi, dan akhirnya terbawa haru dengan beragam tantangan yang telah mereka lalui. Semoga allah SWT takdirkan kita bisa menyelesaikan program WIT 2020 ini sampai akhir ya. Semoga rizqi kita bisa bertemu dan berkolaborasi langsung berbagi pengalaman di Temu Inovasi nanti🥺🤗

> Kadang masih ragu sih, saat ini saja sudah super sibuk Nyambi sebagai operator dan admin sekolah, tetapi ilmunya itu yang ingin ku raih, buanyak banget dan wooow pokoknya

> Setelah mengikuti webinar ini saya mendapat pengalaman belajar sekaligus mengolah rasa. Saya ingin terus belajar mempraktikkan 5M.

> Terima kasih WIT 🙏🙏

> WIT bukan sebuah kompetisi tapi sebuah ajang saling berbagi praktek baik untuk diterapkan dalam pembelajaran nyata, saya bisa belajar banyak dari teman2 guru yang luar biasa ,belum pernah bertemu langsung tapi mau saling berbagi menjadi guru yang bermakna dan berdaya....Terima kasih WIT 2020

> Setelah mengikuti program WIT banyak inspirasi yg diperoleh empati, memanusiakan hubungan guru murid orangtua, 5M . Yang pasti disini kita saling belajar bukan kompetisi tapi semangat kolaborasi antara sesama guru 

Salut 

> Terimakasih WIT atas kesempatan luar biasa ini

> Terima kasih atas kesempatannya bergabung di WIT sampai hari ini...

> Webinar tadi semakin menyadarkan bahwa kelelahan itu pasti. Tapi kita ga pernah berjuang sendiri....

> terima kasih atas kesempatan ikut bergabung di WIT, mendapat ilmu yang luar biasa, bertemu teman2 guru di seluruh Indonesia yang inspiratif, saling berbagi dan menguatkan. Berjuang bersama2 untuk menjadi guru yang berdaya....pengalaman yang seru dan tak terlupakan

> Sebelum ikut WIT, sy merasa sudah cukup kreatif dlm menyiapkan media pelajaran, selalu browsing kemana2 sebelum men-delivery-kan ke siswa.

> Namun kadang menemukan kelas yg sangat jenuh dlm belajar.

Ini adalah tantangan terbesar.

Tp setelah ikut WIT, seperti di tegur, lalu dibuka lagi mata dan hati kita, apa sih yg siswa kita sedang hadapi, apa sih yg bikin mereka mau belajar. 

Seperti roller coster rasanya, campur aduk banget, rasa bersalah, rasa semangat utk belajar, semangat berubah, semangat menginspirasi, dikejar deadline, ada bingungnya, belum lg kendala sinyal, ...nano nano deh.

> Luar biasa efeknya ikut WIT, KGC dan KGB.

> Alhamdulillah bisa bergabung pada webinar hari ini ,bersama guru2 hebat dan semangat semoga ilmu nya berkah...sangat menginspirasi

> Y betul sekali, ketika sy lelah dan prustasi tdk bisa melakukan apapun dlm menyelesaikan tugas yg hrs dikirim ternyt dibantu diajarkan oleh salah seorg guru yg menjadi peserta WIT, alhamdulillah masih semangat utk melanjutkan lagi. Terimakasih buk Fany 🥰




> Terimakasih WIT webinarnya sgt luar biasa inspiratif👍👍👍

> luar biasa setelah mengikuti webinar tadi sore.. narasumbernya sangat memotivasi dan menginspirasi, seperti mendapat siraman rohani untuk menjadi guru yg tidak sekedar mengejar karir..

Bersyukur banget bisa bergabung disini bersama guru2 hebat, apalagi saya yg masih minim pengalaman jadi guru 🙈

Tambah semangat untuk berbenah diri dan menebar manfaat bagi murid2 dan orang sekitar.. bismillah.. 😊

> Lapor pak ari, nih saya benar-benar tertantang tuh dari hasil kurasi, saya tuh nggak paham apa itu infografis dan podcast, dari rekomendasi kurator akhirnya browsing juga tuh podcast dan infografis dan mencoba membuatnya. eh asik juga tuh, apalagi di podcast. Tadi sempat ada siswa konsultasi ke sekolah, terus saya cobain sama dia tuh podcast, apa katanya " bagus pak jadi nggak bosenin". he he he jadi tersanjung. Pokonya terima kasih rekomendasinya. Mudah-mudahan masih bisa terus menimba ilmu dari bapak ibu inspitaror





> Webinar kali ini mendapat sesuatu yang berharga dari WIT 2020 ini. Sangat menginspirasi sekali, dan memgasah kemampuan untuk ber empati. InsyaAllah akan melaksanakan dan mempraktekkan 5M. Terimakasih Wardah Inspiring Teacher 2020....

> Mengikuti WIT dengan materi2 luar biasa dari tim KGC benar-benar menyadarkan saya tentang pentingnya kita berempati kepada siswa dan memberikan pembelajaran yang bermakna untuk siswa. Setiap membaca materi dan mengikuti webinar, saya seperti ditampar berkali-kali. Merasa bersalah kepada siswa. Bersyukur sekali bisa diberi kesempatan belajar di WIT. Semoga belum terlambat untuk saya memperbaiki diri :)

#kampusgurucikal

#wit2020

Saturday, September 26, 2020

Ada Sesuatu Di Webinar "MEME PA MEBEL"

 Ada Sesuatu Di Webinar "MEME PA MEBEL" 

Oleh; Iwan Sumantri

Sukabumi- Di era Pandemi Covid-19 mendengar kata WEBINAR tentunya sudah tak asing lagi buat kita terutama yang berkecimpung di dunia pendidikan seperti hal nya saya Guru Ataya (Iwan Sumantri). Webinar sekarang seperti jamur dimusim hujan, tumbuh dan menyebar di mana-mana.

Menurut beberapa sumber yang saya dapatkan Webinar (akronim dari web seminar) adalah istilah umum dalam dunia kajian yang merujuk kepada kegiatan seminar yang dilakukan secara online/daring, menggunakan situs web atau aplikasi tertentu berbasis internet. Cara ini memungkinkan pembicara atau pengisi materi membagikan informasi mereka jarak jauh, lewat internet maupun media elektronik lainnya. 

Webinar kali ini yang saya ikuti adalah Webinar yang diselenggarakan oleh Wardah Inspiring Teacher 2020 Tahap 2 bekerjasama dengan platform Sekolah.mu. Program Pelatihan Wardah Inspiring Teacher (WIT)  2020 tahap 2 ini merupakan lanjutan tahap 1. Di WIT 2020 Tahap 2 ini programnya meliputi 1) Pelatihan Merancang Media Pembelajaran Merdeka Belajar; 2) Pelatihan Membuat Media Pembelajaran Merdeka Belajar; 3) Pelatihan Penulisan Praktik Baik Pembelajaran Merdeka Belajar (jika lolos tahap 2).

Seperti halnya WIT 2020 tahap 1, di tahap 2 ini para peserta diarahkan untuk bergabung dikelas daring otomatisasi sesuai dengan topik program di platform sekolah.mu yaitu Merancang Media Membelajaran Merdeka Belajar yang saya akronimkan dengan "MEME PA MEBEL". 

Di "MEME PA MEBEL" inilah kami para peserta harus mengikuti kelas daring secara berkelompok. Ada 6 kelompok di WIT 2020 tahap 2 ini, saya masuk di kelompok 6.

Nah, disinilah ada sesuatu yang secara kebetulan ada seorang bapak (saya) bergabung dalam satu kelompok dengan putrinya (@Krani Pratiwi), ini sesuatu sekali tentunya buat Guru Ataya bisa belajar, diskusi dan rembuk ide bersama sang puteri tersayang. 

Keseruan kami anak dan putrinya tak akan kami bahas disini, tapi saya akan mencoba merefleksi Webinar "ME ME PA MEBEL" nya. Setelah menyelesaikan program Merancang Media Pembelajaran Merdeka Belajar dan menyelesaikan merefleksi kelompok kami diminta untuk mengikuiti Webinar perkelompok. Di kelompok 6 kami didampingi oleh Pelatih Pendamping yang amazing Ibu Rani Indriani Kusumah.

Guru Ataya bersama Sang Motivator ( Foto Hasil Webinar)


Webinar "MEME PA MEBEL" sesuatu banget bagi saya, selain baru mengikuti webinar melalui google meeting yang sebelum-sebelumnya saya selalu mengikuti webinar biasa dengan Zoom Meeting atau Webex Cisco, materi yang di sampaikan oleh sang nara sumber menarik dan sesuatu banget buat saya.

Saya pernah menciptakan sebuah media ajar dengan susah payah dan berjam-jam bahkan sampai satu berhari-hari untuk siswa-siswa yang saya ajar, tapi ketika media itu digunakan siswa tak bisa membantu siswa dalam memahami materi, yang saya bayangkan siswa akan senang dan mengerti, ternyata siswa meresponnya terbalik. Media yang saya buat ternyata tidak berdampak pada siswa. 

Kenapa yah?


Nah, di Webinar "MEME PA MEBEL" inilah saya menemukan jawabannya.

Supaya media belajar yang kita buat benar-benar berdampak terhadap proses belajar siswa, kita perlu merancang media ajar menggunakan siklus berpikir desain (design thinking)

Design thinking atau berpikir desain adalah sebuah metode atau cara berpikir menyelesaikan permasalahan yang berorientasi pada manusia, kolaboratif, bersifat optimistik dan eksperimental

Ada 5 (lima) tahapan yang perlu dilakukan pada saat mengimplementasikan design thinking dalam menciptakan media pembelajaran yang inovatif.


Setiap proses menciptakan media ajar media inovatif dapat diawali dengan cara berempati terhadap siswa (kita coba pahami siswa serta apa yang perlu atau ingin didapatkan siswa)


Kita perlu mendefinisikan sebenarnya apa yang jadi permasalahan utama yang dihadapi siswa saat belajar (misal siswa kesulitan memahami bilangan berpangkat dan bentuk akar)

Cara memunculkan ide :

Dengan menambhakan kata " Bagaimana jika" sebelum kalimat ide (Bagaimana caranya membuat siswa memahami bilangan berpangkat? Bagaimana jika ada sebuah video yang membantu memahami konsep bilangan beroangkat dan bentuk akar pada saat siswa belajar)

Membuat bentuk paling sederhana dari gagasan tersebut (Tahapan ini yang perlu kita lakukan setelah menentukan ide). Misalnya membuat video yang berisi tahapan tentang materi bilangan berpangkat dan bentuk akar. Purwarupa ini tidak selalu bagus, yang palin penting purwarupa ini bisa mewakili.

Tahapan Terakhir adalah Melakukan Uji Coba dan Testing


Terhadap siapa? Kepada orang yang memberikan masukan berarti untuk perkembangan media ajar yang kita buat. Misalnya bisa ke sesama guru/orang tua. Tapi yang paling penting adalah uji coba pada siswa yang akan menggunakan media ajar yang kita buat.

Nah, dengan menggunakan pendekatan design thinking, proses pembuatan media ajar inovatif akan menjadi mudah. Prosesnya juga membutuhkan waktu relatif singkat untuk hasil yang lebih berdampak pada siswa.

Jika di buatkan infografis, maka tahapan berpikir desain sebagai berikut : 



Mengapa tahapan EMPATI itu penting?

Kita sering mendengar kata Empati. Sebenarnya apa sih empati itu?



Peta EMPATI



Nah sesuatu yang lain di webinar ini adalah peserta di ajak praktik langsung membuat Peta Empati. Dalam kesempatan tersebut Guru Ataya sharing tentang Peta Empati yang telah di buat sesuai dengan pemahaman yang Guru Ataya dapatkan.



Sesuatu yang lain dari Webinar "MEME PA MEBEL" para peserta diharuskan merefleksi hasil dari Webinar tersebut dengan menjawab 3 pertanyan :

1) Apakah pada tahap empati saya telah memahami kebutuhan belajar murid?
2) Apakah pada tahap identifikasi masalah, saya merumuskan masalah secara tepat?
3) Apakah pada ide saya telah memilih ide yang realistis saya lakukan dan bisa menjawab permasalahan dan kebutuhan murid saya?
 Jawaban :
Guru Ataya .....Ya.....terlampir seperti Kerja Madiri Tahap 1 Empati yang saya buat.

Nah...dari hasil Webinar MEME PA MEBEL tersebut guru Ataya akan membuat media pembelajaran Inovatif  MPI OMAT (Media Pembelajaran Interaktif Online Matematika) sesuai dengan kemampuan dan ide yang telah dirancang hasil dari Webinar Pendampingan MEME PA MEBEL tersebut.




Demikian refleksi hasil Webinar tersebut, benar-benar sesuatu banget "MEME PA MEBEL". Terimakasih buat Bu Rani Indriani Kusumah sang Motivator kami. Buat bapak ibu dikelompok 6 yang selalu kompak dan saling berbagi dan membantu, Rela Berbagi dan Ikhlas dalam memberi. Kampus Guru Cikal dan Tim WIT 2020 yang sudah membekali kami para guru yang haus akan ilmu inovatif serta semua pihak yang telah membantu suksesnya webinar hari ini, semoga kita semua bisa lanjut di membuat media ajar yang inovatif merdeka belajar dan tahap praktik baik pada tahap berikutnya.
Aamiin YRA.