Sunday, November 19, 2023

Ada Tetes Air Mata di Lokakarya 3 PPGP Angkatan 9 Kabupaten Sukabumi

Ada Tetes Air Mata di Lokakarya 3 PPGP Angkatan 9 Kabupaten Sukabumi

Oleh: Iwan Sumantri_PP_437 (Guru Ataya)

Sukabumi,18 November 2023. Guru Penggerak merupakan episode kelima dari rangkaian kebijakan Merdeka Belajar yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan dijalankan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga kependidikan (Ditjen GTK). Program Guru Penggerak ini bertujuan untuk menyiapkan para pemimpn Pendidikan Indonesia masa depan, yang mampu mendorong tumbuh kembangkan murid secara holistic, aktif dan proaktif dalam mengembangkan guru disekitarnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk memwujudkan profil Pelajar Pancasila. Untuk mendukung tercapainya tujuan itu, Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) dijalankan dengan menekankan pada kompetensi kepemimpinan pembelajaran (instructional leadership) yang mencakup komunitas praktik, pembelajaran sosial dan emosional, pembelajaran berdirerensiasi yang sesuai dengan perkembangan murid, dan kompetensi lain dalam pengembangan diri dan sekolah. Dalam rangka mendukung PPGP tesebut maka di setiap bulannya di masing-masing angkatan di program guru penggerak selalu ada lokakarya. Lokakarya di PPGP adalah suatu acara di mana para CGP dan PP berkumpul untuk memecahkan masalah tertentu dan mencari solusinya sesuai dengan tema masing-masing lokakarya.

Sabtu, 18 November 2023, bertempat di SMP Negeri 1 Sukaraja  digelar kegiatan Lokakarya 3 Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Barat. Kegiatan Lokakarya tersebut di hadiri oleh Bapak Dendi Ruslan,M.Ed dari BBGP Jabar dan Ibu E. Dike Mariske,S.Pd.,M.Pd.Kim perwakilan dari KCD Wilayah V Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya Bapak Dendi Ruslan menyampakan:  Loka ini adalah  di tahun ini,karena akan dilanjut di Bulan Februari tahun 2024. Loka ini berkaitan dengan peran menuntun dalam memimpin pembelajaran,yaitu : pembelajaran diferensiasi,mindfulness, san Kompetensi Sosial Emosional. Guru penggerak itu tergerak,bergerak,dan menggerakkan. Ada pengalaman Pihak BBGP ketika bertugas ke Kalimanatan Tengah ke sekolah di daerah terpencil dengan harus melalui sungai sehingga harus menggunakan perahu.Guru di sekolah tersebut 4 orang, 2 orang diantaranya ASN yaitu kepala sekolah dan CGP yang bersangkutan. Sambutanya luar biasa, segala macam meminta informasi dari pihak BBGP karena semangatnya yang tinggi untuk melakasanakan perubahan.    Kegiatan BBGP Jabar Ø  M-Tek Ø  Webinar Ø  Semarak Karya HGN Untuk mengikuti informasinya sialahkan follow BBGP Jabar. Kemendikbudristek.

Ibu Dike dari perwakilan KCD wilayah 5 menyampaikan sambutannya Kita harus siap berubah. Guru penggerak berperan sebagai agen transformasi perubahan dalam Pendidikan. Guru yang bergerak tidak berhenti berinovasi. Inovasi terjadi sebagai bentuk kepedulian untuk menyelesaikan permasalahan yang ditemukan di lapangan. Inovasi ini dituangkan dalam perencanaan yang baik dan matang, dilaksanakan dengan baik, di monitoring dan di evaluasi, selanjutnya di buat dan dilaksanakan Rencana Tindak Lanjut yang baik. Guru penggerak harus dapat menggerakkan guru lain untuk ikut bergerak dalam memperbaiki mutu pendidikan dengan tujuan untuk mengubah wajah penddikan Indonesia menjadi lebih baik. 

Kegiatan Lokakarya 3 di buka secara resmi oleh Ibu Dr. Hj. Endah Hasanah, S.Pd.,M.Pd., selaku Kasi GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, tepat pukul 08.40. pembukaan Lokakarya 3 PPGP Angkatan 9 Kabupaten Sukabumi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi merasa tenang karaena telah memiliki cukup banyak guru penggerak yang akan diproyeksikan menjadi kepala sekolah atau pengawas. Sebelumnya telah diangkat 30 orang guru penggerak menjadi Kepala Sekolah SD dan SMP. Pada bulan Desember kekranga 275 orang kepala SD dan 16 orang kepala SMP. Pada Bulan Desember 2023 akan dilakukan pengangkatan kepala sekolah dikhususkan untuk kepala sekolah yang sebentar lagi masa baktinya akan berakhir. Pendidikan guru penggereak ini harus dimanfatkan dengan sebaik-naiknya,karena biaya yang dikeluarkan sangat tinnggi Rp.20.000.000,- per orang. Di program PPGP 2 angakatan berikutnya (angkatan 10 dan 11) masih akan ditanggulangi oleh pemerintah pusat, tapi sebanyak 15.000 guru penggerak yang belum dididik akan dibebankan biayanya kepada daerah. Selanjutnya acara dibuka oleh Hj, DR Endah Hasanah Kasi GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.


Foto Bersama Lokakarya 9 PPGP Angkatan 9 Kab.Sukabumi

Baca Juga:

Seperti hal Lokakarya sebelumnya, kegiatan Lokakarya 3 selain dihadiri oleh tim dari BBGP Provinsi Jawa Barat beserta satkernya, juga dihadiri oleh para Calon Guru Penggerak (CGP) Program Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Sukabumi yang berjumlah 191 guru-guru hebat yang didampingi oleh para Pengajar Praktik (PP) sebanyak 39 orang. Kegiatan pembukaan lokakarya 3 berlangsung kurang lebih 45 menit, tepat pukul 09.00 para CGP dan PP masuk dalam kelas-kelas sesuai dengan pembagian kelas Iimana 3 orang PP didampingi para CGPnya. Saya_PP_437 Iwan Sumantri dengan para CGP 1) Evi Ratnasari SDN 1 Kaladi Kabandungan ;2) Asep Samsudin SDN Pangkalan Parungkuda; 3) Citaningrum SMPN 2 Cidahu; 4) Uwes Kusaeri SDN 2 Cidadap Cidahu, bersama PP_ 430_Ria Dianastuti Faisal  dengan para CGP 1) Agus Ramdani SDN 1 Cibadak; 2) Ruslan Abdul Majid SDN 2 Purabaya; 4) Siswanto Edi Susilo SMKN Sagaranten; 5) Wikoyah SDN 1 Curugkembar dan PP_424_Ega Julianti  dengan para CGP 1) Liya Sunarya SMPN 1 Sukaraja; 2) Novi Septia Lestari SMPN 6 Ciemas Satap; 3) Ismat Hidayatulloh SDN Ciparay; 4) Muplih SMPN 1 Surade; 5) Ramdan Radiani SDN Cikiray yang tergabung di kelas I.

Aktivitas Pembelajaran di Ruang Kelas Lokakarya 3

Seperti lokakarya sebelumnya, setelah pembukaan secara resmi, kegiatan lokakarya 3 selanjutnya dilaksanakan diruang kelas masing-masing sesuai dengan pembagian jadwal. Ada 13 ruang kelas, yang masing-masing kelas rata-rata di huni oleh 14 – 15 CGP dan 3 orang PP. Guru ataya tergabung di kelas I.

Agenda kegiatan di Lokakarya 3 yang bertemakan “Peran Pemimpin dalam Pembelajaran” terbagi dalam 6 kegiatan/sesi.

1) Pembukaan (30’)

2) Simulasi Pembelajaran Berdiferensiasi (110’)

3) Praktik Mindfulness dan Rafleksi (90’)

4) Praktik Integrasi Kompetensi Sosial Emosional dalam Rencana Pembelajaran (80’)

5) Strategi Berbagi Hasil Pembelajaran (30’)

6) Penutupan Lokakarya (10’)

Tujuan yang diharapkan pada Lokakarya 3 adalah : 1) CGP mampu mendemontrasikan pemahaman mereka tentang pembelajaran berdiferensiasi; 2) CGP mampu mendemontrasikan pemahaman mereka mengenai mindfulness dan integrasi 5 kompetensi sosial emosional dalam praktik mengajar; 3) CGP merencanakan strategi berbagi dengan rekan sejawat mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan kompotensi sosial emosional.

Salah satu Aktivitas Lokakarya 3 di Kelas 

Kegiatan awal di kelas I dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh  PP_424_Ega Julianti  dengan Ice Breaking Tanya dan Temukan dengan cara masing-masing CGP menemukan rekannya dengan pilihan 1: bulan lahir yang sama; pilihan 2: menu sarapan yang sama; pilihan 3: tahun lahir yang sama; pilihan 4: jenjang kelas yang diampu sama (SD,SMP,SMA/SMK).

Kegiatan pembukaan dengan durasi waktu 30 menit dilanjutkan dengan perkenalan masing-masing PP dan CGP dengan aturan perkenalan seperti diatas.

Agenda lokakarya selanjutnya memasuki pada kegiatan inti, kami melakukan dulu kesepakatan kelas yang berisi tentang aturan dan kesepakatan dalam ruang kelas yang meliputi kesepakatan dalam waktu,partisipasi,focus,ketertiban,toleransi dan kebersihan. Setelah semuanya sepakat, barulah kami belajar dan berdiskusi pada kegiatan inti Sesi 1 yang dipandu oleh PP_430_Ria Dianastuti Faisal dengan materi 1) Simulasi Pembelajaran Berdiferensiasi (110’). Tujuan: 1)CGP dapat mendemontrasikan pemahamannya tentang pembelajaran berdirensiasi melalui simulasi mengajar. CGP; 2) CGP dapat melakukan identifikasi lima aspek yang perlu diperhatikan dalam Menyusun pembelajaran berdiferansiasi.

Simulasi Mengajar:

Satu CGP (ibu Wikoyah SDN 1 Curugkembar) yang sudah ditunjuk melakukan simulasi mengajar; dua orang sebagai observer; CGP yang lain menjadi murid.

Alur Simulasi:

Waktu simulasi adalah 1 JP atau 45 menit; setelah simulasi mengajar berlangsung observer dipersilahkan mengajukan pertanyaan sesuai panduan observasi; refleksi hasil simulasi mengajar.

Refleksi Terbimbing Hasil Simulasi:

Pp dan CGP berdiri membentuk lingkaran. Nyatakan refleksi dengan empat kata yang dimulai dengan kalimat: ‘ ternayata pembelajaran berdiferensiasi itu …. Terakhir menyimpulkan tentang pembelajaran berdiferensiasi. Sesi 2 : Praktik Mindfulness dan Refleksi (90’).

CGP dapat melakukan praktik mindfulness Teknik STOP (Stop :Berhenti Sejenak; Take abreath: ambil napas dalam; Observer: amati sensasi pada tubuh,perasaan,pikiran dan lingkungan; Proced:selesai dan lanjutkan). Latihan Mindfulness terbagi dalam 3 sesi,Latihan Teknik STOP: 1) mindfulness; 2) Mindfull lintening; 3) Mindfull Seeing.

Disesi ini PP yang memandu adalah PP_437_ Iwan Sumantri. Untuk mengawali praktik Mindfullness dan refleksi PP memberikan penjelasan kepada para CGP.

Bapak Ibu calon guru penggerak yang saya hormati. Dalam mengajar kita

bisa jadi bertemu dengan kondisi tidak ideal dan menemukan beberapa

tantangan. Belum lagi peran kita sebagai orang tua, sebagai anggota

masyarakat, sebagai tim di sekolah, dan mungkin banyak peran lain

menjadikan kita terkadang kurang dapat mengontrol emosi kita. Oleh

karena itu mari di kesempatan kali ini, kita akan mempraktikkan bersama

beberapa teknik dalam mindfulness. Ada tiga kegiatan yang kita akan

praktikkan, yaitu Latihan Teknik STOP, Mendengar dengan Sadar (Mindful

listening), dan Melihat dengan Sadar (mindful seeing).

 

Latihan teknik STOP – berhenti, amati napas, amat perasaan, pikiran, dan

lanjutkan kembali Aktivitas 

Mari kita stop sejenak dari kegiatan apapun yang dilakukan saat ini,

Mari istirahatkan sejenak fisik dan mental selama kurang lebih 3 menit saja.

Sebelum mulai, silakan Bapak Ibu, duduk senyaman mungkin. Bapak ibu

bisa menggeser posisinya duduknya agar lebih nyaman

cobalah duduk tidak membungkuk, tetap tegak tetapi kedua bahu tetap

rileks

Rasakan kursi yang menopang tubuh Anda

rasakan kedua telapak kaki bertumpu pada lantai

silakan letakkan tangan pada pangkuan atau di atas meja, rileks

silakan pejamkan mata jika merasa nyaman atau cukup arahkan

pandangan ke bawah, rileks

Amati nafas masuk dan keluar, bernafaslah seperti biasa

(Jeda)

Saat bernapas, rasakan udara masuk dan keluar melalui lubang hidung.

Rasakan abdomen yang turun naik saat bernapas.

(Jeda)

Mari napas lebih pelan dan dalam, rasakan perut mengembang dan

mengempis saat bernapas.

(Jeda)

Bernapas dalam 4 hitungan, menghembuskan dalam 4 hitungan juga

(Jeda)

Amati tubuh yang terasa lebih rileks saat mengeluarkan napas, mulai dari

otot wajah (jeda), sekitar dahi (jeda), kelopak mata (jeda), pipi (jeda),

rahang dan dagu (jeda)

Kemudian, kedua bahu, lengan atas dan jari jemari Anda.

Amati napas yang lebih tenang dan pelan

Amati perasaan Anda saat ini (jeda)

Amati pikiran Anda saat ini. Apakah yang Anda pikirkan saat ini? Apakah

pilihan yang akan Anda lakukan setelah ini? (jeda)

Baik, kita akhiri lagi dengan satu kali napas yang lebih panjang dan

perlahan,

silakan lanjutkan kembali kegiatan dengan membawa perasaan yang lebih

tenang, pikiran yang lebih fokus, dan tubuh yang lebih rileks.

Mindful Listening

Pengajar Praktik memfasilitasi sesi refleksi setelah praktik mindfulness sesi 1.

Amati pikiran dan perasaan Anda sebelum melakukan, saat melakukan

(apakah mudah kehilangan fokus), dan sesudah melakukan latihan?

Pengajar Praktik memandu jalannya praktik mindfulness sesi 2.

 

Latihan MENDENGAR dengan SADAR

Sebelum mulai, silakan Bapak Ibu, duduk senyaman mungkin. Bapak ibu

bisa menggeser posisinya duduknya agar lebih nyaman

cobalah duduk tidak membungkuk, tetap tegak tetapi kedua bahu tetap

rileks 

Rasakan kursi yang menopang tubuh Anda

rasakan kedua telapak kaki bertumpu pada lantai

silakan letakkan tangan pada pangkuan atau di atas meja, rileks

silakan pejamkan mata jika merasa nyaman atau cukup arahkan

pandangan ke bawah, rileks

Amati suara yang terdengar dari tempat Anda berada saat ini

Mulai dari suara yang paling dekat….

Apa saja suara yang terdengar? Kira-kira dari mana suara tersebut? (Berikan

jeda kurang lebih 30 detik)

Sambil terus bernapas dengan pelan, panjang, dan dalam,

Selanjutnya suara yang jauh….

Apa saja suara yang terdengar? Kira-kira dari mana suara tersebut? (Berikan

jeda kurang lebih 30 detik)

Kita akan menyelesaikan latihan mendengar dengan sadar ini.

silakan buka kembali mata secara perlahan,

Ambil napas panjang dan dalam sekali lagi.

Terima kasih

Pengajar Praktik memfasilitasi sesi refleksi setelah praktik mindfulness sesi 2.

Amati pikiran dan perasaan Anda sebelum melakukan, saat melakukan

(apakah mudah kehilangan fokus), dan sesudah melakukan latihan?

Pengajar Praktik memandu jalannya praktik mindfulness sesi 3.

Melihat dengan Sadar (Mindful Seeing)

Mari kita stop sejenak dari kegiatan apapun yang dilakukan saat ini,

silakan Bapak Ibu, duduk senyaman mungkin. Bapak ibu bisa menggeser

posisinya duduknya agar lebih nyaman

cobalah duduk tidak membungkuk, tetap tegak tetapi kedua bahu tetap

rileks

Rasakan kursi yang menopang tubuh Anda

rasakan kedua telapak kaki bertumpu pada lantai

silakan letakkan tangan pada pangkuan atau di atas meja, rileks

silakan pejamkan mata jika merasa nyaman atau cukup arahkan

pandangan ke bawah, rileks

Amati 3 benda yang ada di depan Anda saat ini..

Mulai dari benda pertama…

Perhatikan benda tersebut apa adanya..

Bentuknya (jeda)

Teksturnya (jeda)

Warnanya (jeda) 

Gerakan yang mungkin ditimbulkannya (Ini jika kegiatan dilakukan di luar,

seperti pohon, berarti daun-daun yang bergerak)

Lanjutkan benda kedua….

Perhatikan benda tersebut apa adanya..

Bentuknya

Teksturnya

Warnanya

Gerakan yang mungkin ditimbulkannya ( ini jika kegiatan dilakukan di luar,

seperti awan yang bergerak)

Sambil terus bernapas pelan, silakan

Kemudian lanjutkan benda ketiga, sama seperti benda-benda sebelumnya..

Perhatikan benda tersebut apa adanya..

Bentuknya

Teksturnya

Warnanya

Gerakan yang mungkin ditimbulkannya (jika kegiatan dilakukan di luar,

seperti air yang mengalir)

Kita akan menyelesaikan latihan melihat dengan sadar ini.

silakan buka kembali mata secara perlahan,

Ambil napas panjang dan dalam sekali lagi.

Terima kasih

Pengajar Praktik memfasilitasi sesi refleksi setelah praktik mindfulness sesi 3.

Amati pikiran dan perasaan Anda sebelum melakukan, saat melakukan

(apakah mudah kehilangan fokus), dan sesudah melakukan latihan? 

Dikegiatan inilah para CGP terbawa emosi, karena melakukan Mindfullness nya dengan hati, hampir semua para CGP mengeluarkan air matanya. Tak kuasa untuk menahan apa yang ada pada dirinya ketika menghadirkan kesadaran penuh seutuhnya.



Tepat pukul 12.00 peserta istirahat, dan memasuki ruangan diskusi Kembali tepat pukul 13.00.

Setelah peserta melakukan istirahat, kegiatan kelas berlanjut dengan  Sesi 3 Praktik Integrasi Kompetensi Sosial Emosional dalam Rencana Pembelajaran (80’). Pada kegiatan ini diharapkan CGP dapat mendemontrasikan pemahamannya tentang integgrasi kompetensi sosial emosional ke dalam rencana pembelajaran.

Dalam Integrasi Kompetensi Sosial Emosional dalam Rencana Pembelajaran CGP menyiapkan RPP berdiferensiasi yang dibawa untuk di didkusikan dan memasukkan minimal dua kompetensi sosial emosional ke dalam RPP tersebut. KSE yang deikembangkan meliputi: 1) kesadaran diri;2) pengelolaan diri; 3) Kesadaran sosial; 4) Keterampilan berelasi; 5) pengambilan keputusan yang bertanggungjawab. Tiap kelompok mensimulasikannya dan observer menyampaikan observasinya.

Sesi 4: Strategi Berbagi Hasil Pembelajaran (30’).

CGP dapat membuat strategi berbagi dengan rekan sejawat di sekolahnya tentang ilmu yang didapat dalam program guru penggerak. Diskusi strategi berbagi hasil pembelajaran dibagi menjadi 3 kelompok, mendiskusikan sttarategi berbagi dengan teman sejawat, waktu 10 menit kemudian mempresentasikannya.

Sesi 5: Penutup Lokakarya.

CGP melakukan refleksi pembelajaran atas lokakarya yang dilalui. CGP mengetahui apa yang perlu disiapkan untuk sesi pendampingan individu selanjutnya (PI 4). Di PI 4 ada evaluasi dan Pengembangan Proses Pembelajaran, observasi kelas Ialam penerapan modul budaya positif, pembelajaranberdifernsiasi, sosial-emosional, observasi pembelajaran yang berpusat pada murid.

Produk Yang Dihasilkan dan Ketercapaian Tujuan Belajar

Dikegiatan inti pada sesi 1 sampai sesi 5 para CGP bisa membuat RPP yang berdiferensiasi yang didalamnya ada KSE yang dikembangkan seperti kesadaran diri, pengelolaan diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi dan pengambilan keputusan yang bertanggungjawab. Di praktik Mindfullnes dan refleksi para CGP bisa mempraktikannya sendiri. Dan bisa membuat peta konsep stategi berbagi hasil pembelajaran.

Dokumentasi Lokakarya 3 PPGP Angkatan 9 Kab.Sukabumi

Kesimpulan dan Refleksi Pembelajaran

Ada pepatah yang menyatakan ”guru terbaik adalah pengalaman”, Setiap pengalaman membuat kita tumbuh, namun kita tidak akan belajar dari pengalaman jika pengalaman tersebut tidak dimaknai, oleh karena itu mari kita maknai pembelajaran di lokakarya 3 ini.

Untuk menyimpulkan dan merefleksi pembelajaran di lokakarya 3 ini, bisa dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan menggunakan format P3 berikut: 1) PERASAAN - Bagaimana perasaan Bapk/Ibu setelah mengikuti sesi lokakarya 3; 2) PEMBELAJARAN – Apa saja yang telah Bapak/Ibu pelajari di sesi lokakarya ini?; 3) PENERAPAN – Bagaimana Bpak/ibu menerapkan pembelajaran tersebut di sekolah bapak/ibu bertugas?

Maknai, Optimalkan dan aktualisasikan dalam keseharian kita selaku guru penggerak dalam perannya sebagai pemimpin dalam pembelajaran.

Yang paling hebat dari seorang guru adalah MENDIDIK dan rekreasi yang paling indah adalah MENGAJAR.

Keluarga Besar Kelas I Lokakarya 3 PPGP Angkatan 9 Kab.Sukabumi

1 comment: