Wednesday, May 20, 2020

Surat Buat Bunda di Masa Covid 19

Cita-cita Seorang Anak Buat Malaikat Tercinta
Buat Malaikatku Ibunda Tercinta
Di Karawang
Assalamualaikum wr.wb
Ibunda tercinta, bagaimana kabarnya semoga dalam keadaan sehat dan selalu di rahmati oleh Allah SWT. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam yang memberikan taufik, rahmat, hidayah, serta karunia-Nya untuk Ibunda. Semoga Ibunda senantiasa dilimpahkan kesehatan dan nur Illahi dalam lindungan-Nya di suasana Covid 19 ini.

Betapa baiknya Allah SWT, 53 tahun yang lalu menakdirkan aku lahir melalui rahim seorang wanita yang penuh kasih dan cintanya seperti malaikat. Ibunda aku sekarang sudah menjadi seorang guru sesuai dengan cita-citaku sejak kecil. Keseharianku sekarang selain mengajar adalah berkumpul dengan keluarga. Setiap hari kami selalu bersama suka dan duka. Tapi disela-sela kebersamaan tersebut terasa ada yang kurang di hati dan mataku.
Aku menginginkan kehadiran sosok malaikat yang telah melahirkanku. Aku menginginkan kebahagianku selalu bersama orang-orang tercinta. Tapi sayang kebersamaan itu belum bisa terwujud sampai sekarang.

Di setiap keinginan itu muncul selalu saja ada halangan dan kendala, entah itu kegiatan sekolah atau aktifitas ku yang selalu saja untuk bekerja dan bekerja.
Ibunda, lewat surat ini aku berharap dan mohon doanya, Insya Allah kelak nanti aku menginginkan Ibunda bisa bersama kami dalam satu rumah. Jujur dalam hati kecil aku selalu mengharapkan itu, yang 53 tahun itu belum bisa dirasakan kehangatannya. Sosok malaikat yang selalu hadir dikelopak mataku, di setiap denyut nadi dan darahku.

Ibunda, di suasana Covid 19 yang menyerang di semua aktifitas kehidupan, lewat web ini ini juga kami sekeluarga mohon ampunanmu yang tulus dan iklas, tak terhitung dosa yang sudah kami lakukan, jarang bersilaturahmi , hanya bisa berdoa disela-sela shalat wajib. Entah apa yang menghinggapi keluarga kami sehingga kami jarang bersilaturahmi ke ibunda.

Ibunda, anakmu sekarang sudah menyadari dan mendapat pelajaran berharga dalam menjalani baktera kehidupan ini dari sosok isteri dan cucu bunda. Ternyata hati seorang perempuan penuh dengan kasih sayang yang tulus. Hanya keadaan dan lingkungan serta keterpaksaan yang bisa merubahnya. Kecantikan perempuan tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan kemuliaan akhlak dan perilakunya.

Perempuan adalah bintang dan pelita bagi lelaki. Tanpa pelita, lelaki akan bermalam dalam kegelapan. Pudarlah kebahagian seorang perempuan jika ia tidak mampu menjadikan suaminya teman yang mulia. Tak mungkin seorang lelaki hidup bahagia tanpa didampingi oleh isteri yang mulia. Perempuan hidup untuk bahagia dengan cinta, sementara lelaki mencintai untuk hidup berbahagia.

Ibunda, Tak dapat kupungkiri bahwasannya Allah SWT tiada gantinya di dalam hati ini.
Namun, tak ada salahnya jika aku meletakkanmu dalam ruang hati tersendiri, karena Bunnda begitu berarti, semoga kelak nanti kami bisa merawat,memeluk dan membahagiakan bunda di tengah-tengah istana keluarga kami, karena Bundalah segala-galanya.

Teriring salam dan sejahtera kami sekeluarga buat Bunda tercinta di Karawang.
Tertanda Anakmu yang belum bisa membahagiakan Bunda Tercintanya.

Cibadak, 20 Mei 2020

ttd
Iwan Sumantri.


11 comments:

  1. Kasih ibu sepanjang masa...

    ReplyDelete
  2. MasyaaAllah.. beruntung msh ada doa yg mengalir dari setiap sujud ibu utk anaknya.. bahagiakan dia di sisa usianya, sblm doa itu tak dpt didengar lagi..

    ReplyDelete
  3. Terimakasih sudah berkunjung ke blog guru ataya ! Sukses buat semuanya !

    ReplyDelete
  4. Sedih bacanya,,,, beliau akan bangga mempunyai putra seperti bpk,,,

    ReplyDelete
  5. Adem sekali saya membaca tulisan ini pa, semoga bpk tetap terus berbakti kpd org tua bpk Amin Yarabbala'lamin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Asiska's Blog makasih bu atas apresiasinya...Doanya saya Aamiinkan !

      Delete
  6. Terima kasih pak
    Saya telah membaca ini
    Orang tua bapak pasti sangat bangga dengan bangga dan semoga bapak selalu berbakti pada orang tua bapa.
    Amiiiin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih sudah berkenan utk membacanya...Aamiin YRA dengan doa nya !

      Delete
  7. Terharu membacanya...semoga keinginan pak Iwan dapat terwujud berkumpul bersama sang bunda tercinta...Aamiin Yaa Robbal Alamiin..

    ReplyDelete