Tuesday, August 4, 2020

ADA SESUATU DI PJJ MERDEKA BELAJAR WIT 2020

ADA SESUATU DI PJJ MERDEKA BELAJAR WIT 2020

Oleh: Iwan Sumantri (Peserta WIT 2020)

Pandemi Covid-19 merupakan keadaan darurat yang berpengaruh pada seluruh kehidupan di Indonesia termasuk di dunia pendidikan. Kondisi pembelajaran seperti dipaksa untuk melakukan perubahan. Berbagai aktivitas yang yang biasanya bisa dilakukan sebelum pandemi Covid-19 tidak bisa lagi dilakukan demi mencegah penularan dan penyebaran virus Covid-19.

Memperhatikan perkembangan kondisi terkini penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Sukabumi dan adanya Surat Edaran Bupati Sukabumi nomor 420/4523-disdik tentang Kegiatan Belajar Mengajar pada semester 1 tahun pelajaran 2020/2021, maka perlu dilaksanakan penyesuaian Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada satuan pendidikan.

Setelah melalui rapat koordinasi dan komunikasi di satuan pendidikan,pembelajaran terpaksa harus dilakukan secara Jarak Jauh (PJJ) dengan daring. Salah satu dampak tersebut mengimbas pada saya selaku guru mata pelajaran di SMP Negeri 3 Cibadak.

Aktifitas Belajar dari Rumah (BDR) dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di lakukan dengam daring. Dengan segala keterbatasan dan pemahaman yang dimiliki saya selaku guru mata pelajaran PJJ daring saya lakukan dengan persiapan awal membuat grup kelas pada setiap kelas yang saya ajar di WhatsAp. Membuat grup kelas di Google Classroom dan membagikan kode kelas dengan bantuan wali kelas untuk disampaikan ke para siswa.

Dengan penuh keyakinan tanpa menghiraukan dan berkoordinasi serta komunikasi dengan orang tua siswa untuk kesiapan PJJ daring saya laksanakan dengan segala keegoan selaku guru untuk membelajarkan siswanya secara daring.

Dua minggu, sejak tanggal 20 Juli s.d. 30 Juli 2020 dengan  segala keyakinan PJJ Daring akan berjalan dengan baik dan berhasil. Dengan berpikir konsep PJJ Merdeka Belajar sudah diterapkan dengan benar dan sesuai.

Ternyata, setelah saya mendapatkan Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Merdeka Belajar sejak tanggal 1 Agustus 2020, apa yang saya lakukan selama ini tidak mencerminkan PJJ Merdeka Belajar dengan 5M.

Ketika kondisi darurat, saya tidak bisa melakukan proses pembelajaran dengan cara semaunya saya, saya harus melihat kondisi,keadaan para siswa dan orang tua dalam setiap proses PJJ yang saya lakukan dan juga harus melakukan kesepakatan dalam PJJ tersebut. Pembelajaran harus berkelanjutan. Tugas yang dikumpulkan siswa harus sesuai dengan minat dan kesukaan siswa. Saya harus memberikan umpan balik kepada siswa dan orang tua tentang PBM yang dilakukan sehingga ada tantangan untuk PBM selanjutnya. Waktu pengumpulan tugas harus fleksibel sesuai dengan kesepakatan di awal PBM. Saya harus memanfaatkan sumber daya yang ada

Ketika kondisi darurat cara-cara yang bisa dilakukan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran fleksibel sesuai dengan kemampuan, media dan kondisi siswa. Tugas bisa dikerjakan sesuai dengan minat dan kemampuan serta kebisaan siswa itu sendiri dengan waktu yang telah disepakati. Tugas bisa melalui berbagai sumber yang ada disekitar lingkungan siswa

Poin strategi pembelajaran 5M yang jadi lebih penting dilakukan ditengan kondisi darurat adalah : 1) Memanusiakan Hubungan; 2) Memahami konsep (menguasai pemahaman mendalam terhadap konsep yang dapat diterapkan di beragam konteks); 3) Membangun Keberlanjutan; 4) Memilih Tantangan; 5) Memberdayakan Konteks.

5M ini semuanya penting dan perlu dioptimalkan dalam strategi Pembelajaran Jarak jauh Merdeka belajar di masa pandemi covid-19 sekarang ini.

Itulah strategi PJJ Merdeka Belajar yang saya saya lakukan setelah mengikuti program PJJ Merdekan belajar bersama Wardah Inspiring Teachers 2020, berbeda dan jelas sekali konsep merdeka belajarnya setelah mengikuti program tersebut, jadi Ada Sesuatu Yang Berbeda di PJJ Merdeka Belajar bersama WIT 2020.


No comments:

Post a Comment